Penanganan Perbaikan Lereng pada Akses Lokasi Wisata Ijen di Kabupaten Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kecamatan Ijen merupakan daerah paling timur dari Kabupaten Bondowoso dengan karakteristik daerah terluas sebesar 207 km2, dan terletak diketinggian 1.130 mdpl. Daerah ini juga tergolong daerah rawan longsor. Pada ruas jalan akses menuju ijen terdapat longsoran yang terjadi di desa Rejo Agung. Longsoran ini menyebabkan tertutupnya jalan akses menuju obyek wisata Kawah Ijen dari arah kota Bondowoso. Kejadian kelongsoran dapat diminimalisir dampaknya dengan membangun sebuah perkuatan lereng. Metode yang digunakan adalah bishop dengan menggunakan program bantu SLOPE/W. Pemodelan lereng eksisting dilakukan pada kondisi jenuh tidak jenuh. Hasil pemodelan lereng eksisting dengan kondisi tidak jenuh dengan hasil nilai SF sebesar 1,546 dan sebesar 0,956 untuk kondisi jenuh yang berarti lereng tersebut mengalami kelongsoran. Alternatif perkuatan yang diberikan adalah berupa soil naling dan DPT Kantilver. Soil nailing yang digunakan memiliki panjang 8m dengan jumlah 6 dan lubang bor(Ddh) sebesar 200 mm. Masing-masing nail bars dikontrol terhadap faktor keamanan global, geser, putus tulangan, dan cabut tulangan dan dapat dikatakan aman terhadap longsor. SF global(eksternal) hasil perkuatan soil nailing adalah sebesar 1,774. Sedangkan untuk DPT kantilver tinggi perencanaan yang digunakan adalah 4m dan panjang base sebesar 2,8m. Stabilitas internal DPT kantilever sudah aman terhadap stabilitas global, guling, geser, dan daya dukung, sehingga DPT kantilever aman dari kelongsoran. SF global(eksternal) hasil perkuatan DPT Kantilever adalah sebesar 1,857. Sehingga DPT kantilever dipilih sebagai alternatif yang lebih efektif dalam menangani permasalahan yang ada pada lokasi penelitian.
Description
Reupload file repositori 09 Feb 2026_Maya
