Upaya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana dalam Meningkatkan Partisipasi KB Pria di Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

mu Kesejahteraan Sosial. Program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia dalam perjalanannya mengalami perubahan paradigma dari yang hanya berorientasi pada penurunan demografi ke peningkatan kualitas di segala bentuk pelayanan serta kesetaraan dan keadilan gender yang dapat diwujudkan salah satunya melalui partisipasi pria. Kabupaten Jember menghadapi tantangan dalam meningkatkan partisipasi pria dalam KB. Menurut data dari DPPPAKB Kabupaten Jember, capaian peserta KB pria pada tahun 2022 di Kabupaten Jember hanya sebanyak 1034 akseptor untuk kondom dan hanya 2 akseptor untuk metode MOP/vasektomi. Dari tahun 2019 hingga 2022, capaian KB pria tidak tersebar secara merata yaitu hanya terpusat di Kecamatan Kaliwates saja. Rendahnya partisipasi KB pria juga disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya minimnya informasi dan pengetahuan masyarakat mengenai KB pria serta mitos dan paradigma kultural yang ada dalam masyarakat. Oleh karena itu, DPPPAKB Kabupaten Jember khususnya bidang KB KS sebagai lembaga yang berwenang perlu melakukan upaya untuk meningkatkan partisipasi pria dalam KB untuk metode MOP/vasektomi dan kondom. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis upaya DPPPAKB dalam meningkatkan KB pria di Kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive area). Penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling yang terdiri dari 4 informan pokok dan 6 informan tambahan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipatif, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa upaya yang dilakukan oleh DPPPAKB Kabupaten Jember dalam meningkatkan partisipasi KB baik langsung maupun tidak langsung. Intervensi sosial yang dilakukan meliputi penyesuaian PPM-KB yang dirumuskan DPPPAKB dan BKKBN, penyuluhan dalam rangka peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dan penyediaan akses ke fasilitas kesehatan berupa tenaga medis yang dapat melayani akseptor KB MOP/vasektomi.

Description

Reupload Repository 6 Februari 2026_Hasim

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By