Analisis Faktor Fundamental dan Teknikal Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Subsektor Cyclical DI Indeks Saham Syariah Indonesia (Issi) 2022-2024
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas ekonomi dan bisnis
Abstract
Indonesia memiliki potensi yang signifikan di pasar modal syariah karena
lebih dari 207 juta penduduk Indonesia beragama Islam. Industri investasi Islam
mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang signifikan, khususnya pada
saham syariah. Secara umum indeks saham syariah pada 30 Juni 2022 mengalami
peningkatan. ISSI meningkat sebesar 6,02% dibandingkan akhir tahun 2021,
dengan peningkatan dari sisi kapitalisasi saham sebesar 6,92% atau senilai
Rp4.259,24 Triliun serta jumlah kepemilikan efek saham syariah sebanyak
1.352.436 SID. Indeks Saham Syariah Indonesia bertujuan untuk memudahkan
investor dalam mencari acuan dalam berinvestasi syariah di pasar modal, seperti
menghindari maisyr (perjudian), riba (bunga), dan gharar (ketidakpastian).
Indonesia mengalami deflasi pada bulan mei sampai agustus 2024. Hal ini
berbanding terbalik dengan sektor consumer cyclical di Indeks Saham Syariah
Indonesia (ISSI) pada periode 2022-2024, dimana sektor ini menunjukkan kinerja
yang menarik meskipun Indonesia mengalami deflasi sepanjang empat bulan pada
tahun 2024. Deflasi terjadi karena beberapa faktor seperti pengurangan jumlah
uang beredar dan penurunan daya beli masyarakat. Namun, sektor consumer
cyclical justru mengalami kenaikan, menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan
teori ekonomi yang ada. Dengan adanya fenomena tersebut, menarik menarik
untuk diteliti dan faktor apa saja yang mempengaruhi harga saham pada
perusahaan subsector cyclical di ISSI 2022-2024.
Dalam berinvestasi investor tentu mempunyai tujuan memperoleh
keuntungan dari berinvestasi tersebut. Ada serangkaian analisis yang dilakukan
oleh seorang investor sebelum memutuskan untuk melakukan investasi, yaitu
analisis fundamental dan analisis teknikal. Variabel fundamental yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Current Ratio (rasiolikuiditas), Return on Equity
(rasio profitabilitas), Debt to Equity Ratio (rasio solvabilitas). Sedangkan Variabel
teknikal yang digunakan dalam penelitian ini adalah Volume Perdagangan.
Penelitian analisis faktor fundamental dan teknikal terhadap Harga Saham
pada Perusahaan Subsektor Cyclical di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)
2022-2024 menunjukkan bahwa current ratio berpengaruh positif dalam jangka
panjang dan jangka pendek terhadap harga saham, return on equity berpengaruh
negatif dalam jangka panjang dan jangka pendek terhadap harga saham, debt to
equity ratio dan volume perdagangan berpengaruh negatif dalam jangka panjang
terhadap harga saham.
Description
Reupload file repository 6 februari 2026_agus/feren
