Analisis Faktor Fundamental dan Teknikal Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Subsektor Cyclical DI Indeks Saham Syariah Indonesia (Issi) 2022-2024

dc.contributor.authorKiki Fatmala
dc.date.accessioned2026-02-06T00:59:12Z
dc.date.issued2025-02-24
dc.descriptionReupload file repository 6 februari 2026_agus/feren
dc.description.abstractIndonesia memiliki potensi yang signifikan di pasar modal syariah karena lebih dari 207 juta penduduk Indonesia beragama Islam. Industri investasi Islam mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang signifikan, khususnya pada saham syariah. Secara umum indeks saham syariah pada 30 Juni 2022 mengalami peningkatan. ISSI meningkat sebesar 6,02% dibandingkan akhir tahun 2021, dengan peningkatan dari sisi kapitalisasi saham sebesar 6,92% atau senilai Rp4.259,24 Triliun serta jumlah kepemilikan efek saham syariah sebanyak 1.352.436 SID. Indeks Saham Syariah Indonesia bertujuan untuk memudahkan investor dalam mencari acuan dalam berinvestasi syariah di pasar modal, seperti menghindari maisyr (perjudian), riba (bunga), dan gharar (ketidakpastian). Indonesia mengalami deflasi pada bulan mei sampai agustus 2024. Hal ini berbanding terbalik dengan sektor consumer cyclical di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada periode 2022-2024, dimana sektor ini menunjukkan kinerja yang menarik meskipun Indonesia mengalami deflasi sepanjang empat bulan pada tahun 2024. Deflasi terjadi karena beberapa faktor seperti pengurangan jumlah uang beredar dan penurunan daya beli masyarakat. Namun, sektor consumer cyclical justru mengalami kenaikan, menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan teori ekonomi yang ada. Dengan adanya fenomena tersebut, menarik menarik untuk diteliti dan faktor apa saja yang mempengaruhi harga saham pada perusahaan subsector cyclical di ISSI 2022-2024. Dalam berinvestasi investor tentu mempunyai tujuan memperoleh keuntungan dari berinvestasi tersebut. Ada serangkaian analisis yang dilakukan oleh seorang investor sebelum memutuskan untuk melakukan investasi, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Variabel fundamental yang digunakan dalam penelitian ini adalah Current Ratio (rasiolikuiditas), Return on Equity (rasio profitabilitas), Debt to Equity Ratio (rasio solvabilitas). Sedangkan Variabel teknikal yang digunakan dalam penelitian ini adalah Volume Perdagangan. Penelitian analisis faktor fundamental dan teknikal terhadap Harga Saham pada Perusahaan Subsektor Cyclical di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) 2022-2024 menunjukkan bahwa current ratio berpengaruh positif dalam jangka panjang dan jangka pendek terhadap harga saham, return on equity berpengaruh negatif dalam jangka panjang dan jangka pendek terhadap harga saham, debt to equity ratio dan volume perdagangan berpengaruh negatif dalam jangka panjang terhadap harga saham.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr.Moh. Adenan, M.M. DPA: Rachmania Nurul Fitri Amijaya, S.E., M.SEI.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1869
dc.language.isoother
dc.publisherfakultas ekonomi dan bisnis
dc.subjectharga saham
dc.subjectCyclical
dc.titleAnalisis Faktor Fundamental dan Teknikal Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Subsektor Cyclical DI Indeks Saham Syariah Indonesia (Issi) 2022-2024
dc.title.alternativeAnalysis of Fundamental and Technical Factors On Share Prices in Cyclical Subsektor Companies In the Indonesia Syariah Stock Index (Issi) 2022-2024
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
KIKI FATMALA - 210810102048.pdf
Size:
1.76 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: