Pengaruh Material Blending Terhadap Potensi Kelongsoran IPD Selatan 2 PT Mandala Karya Prima Jobsite PT Mandiri Intiperkasa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
PT Mandala Karya Prima (MKP) selaku perusahaan jasa penambangan tanah
penutup batubara berkewajiban meningkatkan kapasitas timbunan waste dump, sebagai
tindak lanjut peningkatan target produksi. Proyek timbunan PT MKP, yakni IPD Selatan
2 memiliki kendala pada material penyusun. Banyaknya tanah lunak sebagai penyusun
timbunan mengakibatkan tidak optimalnya stabilitas. Kondisi ini diperparah oleh
tingginya curah hujan selama musim penghujan serta pembebanan alat berat selama
proses penimbunan.
Upaya mitigasi perusahaan melalui pencampuran material lemah dengan material
kuat (blending), belum efektif meningkatkan stabilitas timbunan. Ketidaksesuaian rasio
dan distribusi material blending terhadap kondisi lingkungan berakibat pada rendahnya
kekuatan geser dan efektif. Untuk itu, penelitian ini mencari rasio dan distribusi material
blending yang tepat terhadap kondisi lingkungan. Metode penelitian berupa eksperimen
kombinasi rasio material blending terhadap pembebanan, sehingga didapat karakteristik
setiap kombinasi. Setiap kombinasi material blending ditribusikan berdasarkan kondisi
dan tegangan yang diterima.
Hasil pemodelan 3 dimensi menunjukkan pada kondisi tanpa beban, didapatkan
nilai FK sebesar 1,920 (stabil). Penambahan faktor eksternal berupa hujan maksimum
dan beban alat berat secara berurutan menurunkan nilai FK menjadi 1,191 (tidak stabil)
dan 0,729 (tidak stabil). Hasil eksperimen distribusi dan kombinasi material blending
menghasilkan peningkatan FK menjadi 2,693 (stabil) pada kondisi tanpa beban, 1,859
(stabil) pada kondisi hujan maksimum, dan 1,321 (tidak stabil) pada kondisi beban alat
berat. Sementara hasil re-desain berupa pelandaian sudut bench 15° dan penampahan
bench bagian dalam meningkatkan FK menjadi 2,787 (stabil) pada kondisi tanpa beban,
1,876 (stabil) pada kondisi hujan maksimum, dan 1,342 (tidak stabil) pada kondisi beban
alat berat.
Melalui penelitian ini disimpulkan bahwa dengan distribusi dan kombinasi
material blending yang tetap dapat meningkatkan stabilitas. Selain itu, distribusi
material berperan penting terhadap respon material blending terhadap tegangan yang
diterima. Sedangkan perubahan geometri berupa pelandaian sudut dan penambahan
bench tidak signifikan menambah stabilitas timbunan.
Description
Dosen Pembimbing Utama : Ir. Fanteri Aji Dharma Suparno, S.T., M.S.
Dosen Pembimbing Anggota : Fachruzzaki, S.Si., M.T.
