Layanan Pos Udara Batavia – Surabaya Tahun 1929 – 1942
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Penelitian ini membahas layanan pos udara pada rute Batavia–Surabaya pada tahun
1929–1942 sebagai bagian dari proses modernisasi sistem komunikasi di Hindia
Belanda. Penyelenggaraan layanan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah
komunikasi dan transportasi kolonial karena mempercepat distribusi informasi dan
memperkuat integrasi ekonomi serta sosial antara dua kota utama di Jawa.
Penelitian ini bertujuan menjelaskan latar belakang berdirinya layanan pos udara,
menggambarkan perkembangannya sejak awal pengoperasian hingga masa
pendudukan Jepang, serta menganalisis dampak sosial dan ekonomi yang
ditimbulkan. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi tahapan
heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian terdiri
atas arsip kolonial, laporan tahunan Koninklijke Nederlandsch-Indische Luchtvaart
Maatschappij (KNILM), surat kabar, serta literatur sekunder yang relevan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pembukaan rute pos udara Batavia–Surabaya oleh
KNILM pada tahun 1929 dilatarbelakangi oleh kebutuhan pemerintah kolonial
untuk mempercepat komunikasi resmi dan perdagangan di wilayah Jawa.
Perkembangan layanan pos udara ini berlangsung dalam tiga fase: fase perintisan
(1929–1930), fase konsolidasi (1931–1937), dan fase puncak dan akhir (1938
1942). Pada masa puncak, layanan pos udara mencapai efisiensi tertinggi sebelum
terhenti akibat pendudukan Jepang. Dampak keberadaan layanan ini tidak hanya
terlihat dari aspek teknis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Layanan pos udara
mempercepat hubungan komunikasi antara individu, lembaga, dan pemerintah
kolonial, serta mendukung kegiatan perdagangan dan bisnis antarkota. Dengan
demikian, pos udara Batavia–Surabaya merupakan simbol kemajuan teknologi
komunikasi sekaligus bagian dari proses modernisasi masyarakat kolonial di Hindia
Belanda.
Kata Kunci: pos udara, KNILM, komunikasi kolonial, modernisasi, Hindia
Belanda
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 22 September 2026_Kholif Basri
