Layanan Pos Udara Batavia – Surabaya Tahun 1929 – 1942

dc.contributor.authorRohmatul Aimmah
dc.date.accessioned2026-09-22T00:46:58Z
dc.date.issued2025-11-14
dc.descriptionValidasi dan Finalisasi Repositori File 22 September 2026_Kholif Basri
dc.description.abstractPenelitian ini membahas layanan pos udara pada rute Batavia–Surabaya pada tahun 1929–1942 sebagai bagian dari proses modernisasi sistem komunikasi di Hindia Belanda. Penyelenggaraan layanan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah komunikasi dan transportasi kolonial karena mempercepat distribusi informasi dan memperkuat integrasi ekonomi serta sosial antara dua kota utama di Jawa. Penelitian ini bertujuan menjelaskan latar belakang berdirinya layanan pos udara, menggambarkan perkembangannya sejak awal pengoperasian hingga masa pendudukan Jepang, serta menganalisis dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian terdiri atas arsip kolonial, laporan tahunan Koninklijke Nederlandsch-Indische Luchtvaart Maatschappij (KNILM), surat kabar, serta literatur sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembukaan rute pos udara Batavia–Surabaya oleh KNILM pada tahun 1929 dilatarbelakangi oleh kebutuhan pemerintah kolonial untuk mempercepat komunikasi resmi dan perdagangan di wilayah Jawa. Perkembangan layanan pos udara ini berlangsung dalam tiga fase: fase perintisan (1929–1930), fase konsolidasi (1931–1937), dan fase puncak dan akhir (1938 1942). Pada masa puncak, layanan pos udara mencapai efisiensi tertinggi sebelum terhenti akibat pendudukan Jepang. Dampak keberadaan layanan ini tidak hanya terlihat dari aspek teknis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Layanan pos udara mempercepat hubungan komunikasi antara individu, lembaga, dan pemerintah kolonial, serta mendukung kegiatan perdagangan dan bisnis antarkota. Dengan demikian, pos udara Batavia–Surabaya merupakan simbol kemajuan teknologi komunikasi sekaligus bagian dari proses modernisasi masyarakat kolonial di Hindia Belanda. Kata Kunci: pos udara, KNILM, komunikasi kolonial, modernisasi, Hindia Belanda
dc.description.sponsorship1. Dr. Eko Crys Endrayadi, M. Hum. 2. Drs. I.G. Krisnadi, M. Hum
dc.identifier.otherKholif Basri
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15070
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Budaya
dc.subjectpos udara
dc.subjectKNILM
dc.subjectkomunikasi kolonial
dc.subjectmodernisasi
dc.subjectHindia Belanda
dc.titleLayanan Pos Udara Batavia – Surabaya Tahun 1929 – 1942
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
SKRIPSI ROHMATUL AIMMAH_210110301032.pdf
Size:
3.55 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: