Upaya Uni Emirat Arab Dalam Membangun Nation Branding Sebagai Negara Progresif Terhadap Kesetaraan Gender di Kawasan Mena

Abstract

Kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara menjadi kawasan dengan tingkat kesetaraan gender terendah di dunia. Namun, Uni Emirat Arab yang merupakan salah satu negara di kawasan tersebut justru menggunakan kesetaraan gender sebagai alat nation brandingnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya Uni Emirat Arab dalam membangun nation branding sebagai negara progresif terhadap kesetaraan gender menggunakan konsep adopsi norma internasional yang dikemukakan Finnemore dan Sikkink serta konsep nation branding menurut Simon Anholt. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara studi literatur yang mengacu pada studi-studi terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Uni Emirat Arab mengadopsi norma kesetaraan gender dan membangun strategi nation branding melalui dimensi governance, tourism, people, culture and heritage, investment and immigration, dan dimensi exports. Strategi tersebut meningkatkan instrumen soft power dan membuktikan adanya konstruksi identitas nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya nation branding Uni Emirat Arab dipengaruhi oleh adanya konstruksi sosial akibat interaksi antara norma internasional dengan perubahan identitas nasional sehingga kepentingan Uni Emirat Arab bergeser dari stabilitas nasional menjadi meningkatkan soft power negaranya.

Description

Finalisasi Repositori Kurnadi_21 September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By