Pengaruh Penerapan E-Asessmen Wizer.Me pada Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Pendekatan TPACK terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMA
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pembelajaran merupakan proses yang bertujuan membantu peserta didik
memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui pengalaman belajar
yang bermakna. Dalam pembelajaran abad ke-21, guru dituntut tidak hanya
menyampaikan materi, tetapi juga menciptakan pembelajaran yang aktif, inovatif,
serta mengintegrasikan teknologi untuk mengembangkan kemampuan berpikir
kritis dan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Namun, pelaksanaan
pembelajaran di sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti pembelajaran
yang belum sepenuhnya berpusat pada peserta didik dan pemanfaatan teknologi
serta penilaian digital yang belum optimal. Pada pembelajaran fisika, permasalahan
mengenai kemampuan berpikir kritis siswa yang juga memengaruhi hasil
belajarnya masih terjadi.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMA Negeri Jenggawah,
diketahui jika sebagian siswa belum memperoleh hasil belajar yang baik, dan
kemampuan berpikir kritisnya yang belum cukup baik saat mengikuti
pembelajaran. Selain itu, integrasi teknologi dalam pembelajaranpun belum
sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran melalui
penerapan e-assessment Wizer.me pada model Problem Based Learning (PBL)
berbasis pendekatan TPACK sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan
berpikir kritis dan hasil belajar fisika siswa. Adanya penerapan model PBL,
pendekatan TPACK serta e-asessmen wizer.me diharapkan mampu menarik minat
dan rasa belajar siswa dalam pembelajaran ataupun pengerjaan setiap soal yang
tidak hanya berupa konvensional. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh
penerapan e-asessmen wizer.me pada model Problem Based Learning (PBL)
berbasis pendekatan TPACK terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar
fisika siswa SMA.
Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan True
Experimental Design dan Posttest Only Control Group Design yang dilaksanakan
di SMA Jenggawah pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini
menggunakan dua sampel yang ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas
kontrol. Sampel populasi berjumlah 3 kelas dan dipilih menggunkan teknik Cluster
Random Sampling. Kelas eksperimen menggunakan e-asessmen wizer.me dan kelas
kontrol menggunkan asessmen konvensional dengan model pembelajaran dan
pendekatan yang sama di kedua kelas. Teknik pengumpulan data meliputi
observasi, wawancara, tes kemampuan berpikir kritis (posttest) dan tes hasil belajar
(post-test), serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS
dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji T Sampel Independen dan uji Mann
Whitney U.
Data yang diperoleh berupa nilai posttest kemampuan berpikir kritis dan
hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata” kemampuan berpikir
kritis siswa pada kelas kontrol sebesar 34,3 sedangkan pada kelas eksperimen
sebesar 66,3. Hasil uji T sampel Independen pada data KBK menunjukkan nilai Sig.
(2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara
dua kelas tersebut. Sementara rata-rata hasil belajar siswa di kelas kontrol sebesar
60 dan di kelas eksperimen sebesar 80. Hasil uji Mann Whitney U menunjukkan
jika nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan
signifikan anatara hasil belajar di kedua kelas.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 <
0,05 pada kemampuan berpikir kritis dan 0,000 < 0,05 pada hasil belajar. Dengan
demikian, hipotesis penelitian diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat
pengaruh yang signifikan dari penerapan e-asessmen wizer.me pada model PBL
berbasis pendekatan TPACK terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar
siswa di materi fluida statis.
Description
Validasi file repositori 26 Agustus 2026_Firli
