Analisis Pretreatment Basa dengan TiO₂ dan Suhu Hidrolisis Enzimatik pada Kadar Bioetanol Cascara Kopi Robusta
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kulit kopi robusta merupakan limbah lignoselulosa yang berpotensi dimanfaatkan
sebagai bahan baku bioetanol generasi kedua. Akan tetapi, kandungan lignin yang
tinggi menjadi penghambat proses hidrolisis selulosa menjadi gula fermentabel.
Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan pretreatment fotokatalitik
menggunakan titanium dioksida (TiO₂) untuk meningkatkan degradasi lignin dan
efisiensi produksi bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
variasi konsentrasi TiO₂ (0,5%; 1%; dan 1,5%) serta suhu hidrolisis (35°C, 40°C,
45°C, dan 50°C) terhadap kadar gula reduksi dan kadar bioetanol dari kulit kopi
robusta melalui metode Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF).
Hidrolisis dilakukan menggunakan konsorsium Aspergillus niger dan
Trichoderma viride, sedangkan fermentasi menggunakan konsorsium
Saccharomyces cerevisiae dan Pichia stipitis. Kadar gula reduksi dianalisis
dengan metode DNS, sedangkan kadar bioetanol dianalisis menggunakan
GC-FID. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi TiO₂
meningkatkan efektivitas pretreatment sehingga menghasilkan kadar gula reduksi
yang lebih tinggi. Kombinasi perlakuan TiO₂ 1,5% dan suhu hidrolisis 40°C
menghasilkan kadar bioetanol tertinggi. Analisis Two-Way ANOVA menunjukkan
bahwa konsentrasi TiO₂ dan suhu hidrolisis memberikan pengaruh yang signifikan
terhadap kadar bioetanol (p < 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi
pretreatment fotokatalitik TiO₂ dan suhu hidrolisis yang optimum mampu
meningkatkan konversi lignoselulosa kulit kopi robusta menjadi bioetanol secara
lebih efisien.
Description
Validasi file repositori 19 Agustus 2026_Firli
