Analisis Kinerja Multi Purpose Smart Dryer Vertikal Berbahan Bakar Gas pada Pengeringan Emping Jagung
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Pengeringan merupakan tahap paling kritis dalam proses produksi emping
jagung karena kadar air yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan jamur,
menurunkan kualitas produk, dan mempersingkat masa simpan. Menurut SNI 01-
3712-1995, kadar air maksimum produk emping yang layak konsumsi adalah
12%. Metode penjemuran tradisional membutuhkan waktu 6–10 jam dan sangat
bergantung pada kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui konsumsi energi, menganalisis karakteristik fisik produk
(warna, densitas curah, dan kekerasan), serta menghitung harga pokok
pengeringan emping jagung menggunakan Multi Purpose Smart Dryer (MPSD)
Vertical berbahan bakar LPG. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025
hingga Maret 2026 di Laboratorium Instrumentasi dan Pengendalian Lingkungan,
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember, dengan tiga kali pengulangan
dan jumlah bahan 14 kg emping jagung per batch selama 8 jam pengeringan.
Parameter yang diamati meliputi kadar air, laju pengeringan, distribusi suhu dan
kelembaban, konsumsi energi LPG dan listrik, efisiensi termal, warna L*a*b*,
densitas curah, uji kekerasan (hardness), serta analisis HPP menggunakan metode
penyusutan garis lurus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPSD Vertical
berhasil menurunkan kadar air emping jagung dari rata-rata 54,81% menjadi
9,89% dalam waktu 8 jam, memenuhi standar SNI maksimum 12%. Suhu ruang
pengering berkisar 36–49°C dengan kelembaban relatif 53–82%. Rata-rata
konsumsi gas LPG sebesar 0,137 kg per batch dan konsumsi listrik 0,173 kWh per
batch, dengan efisiensi termal rata-rata 33,14%. Karakteristik fisik emping MPSD
menunjukkan nilai L* sebesar 45,23, a* sebesar −0,43, dan b* sebesar 13,92,
dengan densitas curah 0,2189 g/mL dan hardness 2,59 N, mengindikasikan
struktur yang lebih padat dan tekstur lebih ringan serta lebih cerah dibandingkan
pengeringan matahari. Harga pokok pengeringan sebesar Rp 15.636 per batch
dengan komponen terbesar energi LPG (53,2%), dan harga pokok produksi
emping jagung kering sebesar Rp 25.245 per kilogram, mengindikasikan bahwa
MPSD Vertical merupakan teknologi pengeringan yang ekonomis dan layak untuk
skala usaha rumah tangga maupun usaha kecil menengah.
Description
Validasi file repositori 31 Juli 2026_Firli
