Studi Etnofarmasi Untuk Pengobatan Demam Oleh Masyarakat Suku Sasak Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara

Abstract

Pengetahuan mengenai pengobatan tradisional masyarakat Suku Sasak Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara dilakukan secara turun-temurun khususnya untuk mengobati demam. Demam merupakan naiknya suhu tubuh dikarenakan adanya peradangan ataupun penyakit. Sejauh ini telah dilakukan inventarisasi mengenai pengobatan tradisional Suku Sasak Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Akan tetapi penelitian mengenai pengobatan tradisional khusus penyakit demam masih belum ada. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membahas lebih lanjut mengenai obat tradisional yang dimanfaatkan oleh masyarakat Suku Sasak Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara untuk mengobati demam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yakni purposive sampling melalui wawancara secara semi-struktural secara open ended menggunakan media kuesioner. Data analisis menggunakan analisis informants consensus factor (ICF), use value (UV), dan fidelity level (FL). Hasil penelitian etnofarmasi penggunaan bahan alam sebagai obat demam yang dilakukan di Suku Sasak Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara didapatkan 18 jenis bahan alam dalam 23 ramuan obat tradisional dengan 3 cara meramu dan 5 cara penggunaan yang berasal dari 4 informan. Berdasarkan hasil ICF (0,48), UV (1) dan FL (100%), didapatkan bahwa tumbuhan jarak lambah merupakan bahan alam yang dianggap penting untuk mengobati demam.

Description

Finalisasi 31 Juli 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By