Efektivitas Berkumur Seduhan Daun Ungu (Gratophyllum Pictum i.griff ) Terhadap Jumlah Bakteri Staphylococcus Aureus Saliva Penderita Diabetus Melitus
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran Gigi
Abstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai
dengan kondisi hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin, di mana
Indonesia menempati urutan ke-5 dengan penderita DM tertinggi di dunia.
Penderita Diabetes Melitus (DM) rentan mengalami komplikasi rongga mulut
berupa hiposalivasi dan xerostomia yang memicu akumulasi glukosa di dalam
saliva. Kondisi hiperglikemia kronis ini menciptakan lingkungan oral yang kering
dan manis, sehingga memfasilitasi kolonisasi berlebih dari bakteri patogen
oportunistik seperti Staphylococcus aureus. Meskipun obat kumur kimia sintetis
seperti Chlorhexidine 0,2% efektif dalam menekan pertumbuhan mikroorganisme
tersebut, penggunaannya dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping
negative seperti hipersensitif, pewarnaan gigi, rasa terbakar ringan pada mukosa
mulut. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi alami menggunakan bahan
herbal seperti seduhan daun ungu (Graptophyllum pictum L. Griff) yang kaya akan
senyawa fitokimia aktif antibakteri berupa flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin
dengan risiko efek samping yang jauh lebih rendah..
Secara teoretis, kandungan metabolit sekunder di dalam daun ungu memiliki
mekanisme pertahanan yang saling mendukung dalam menghambat bakteri target.
Senyawa flavonoid bekerja merusak permeabilitas dinding sel
peptidoglikan Staphylococcus aureus, sementara alkaloid menginterferensi
membrane sel bakteri,mempengaruhi fungsi DNA, dan menekan proses sintesis
protein. Di sisi lain, senyawa tanin berkontribusi melalui pembentukan kompleks
protein yang menyebabkan denaturasi seluler, sedangkan saponin bertindak sebagai
surfaktan alami yang mengganggu tegangan permukaan membran sel hingga
memicu kebocoran sitoplasma dan lisis sel bakteri. Atas dasar konsep farmakologis
tersebut, diajukan hipotesis bahwa berkumur dengan seduhan daun ungu efektif
dalam menurunkan kuantitas populasi Staphylococcus aureus pada saliva penderita
Diabetes Melitus.
Description
Finalisasi 31 Juli 2026 Rudi H
