Alasan Indonesia Memilih Korea Selatan sebagai Mitra Strategis Khusus Indonesia dalam Kerja Sama Siber
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan di berbagai sektor, namun juga meningkatkan kompleksitas ancaman siber yang dapat mengancam keamanan nasional dan stabilitas digital. Ancaman ini tidak hanya bersifat teknis tetapi juga strategis, mengingat dampaknya yang luas terhadap ekonomi, politik, dan keamanan negara. Ancaman ini juga dapat mengganggu stabilitas politik, melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah, dan menciptakan kerentanan dalam sistem ekonomi yang semakin bergantung pada teknologi. Meningkatnya ancaman siber mendorong negaranegara untuk memperkuat kerja sama dalam bidang keamanan siber guna melindungi infrastruktur vital nasional.
Indonesia, sebagai negara dengan pertumbuhan digital yang signifikan, menyadari
kebutuhan untuk memperkuat kapabilitas keamanan sibernya melalui kemitraan
yang strategis dalam kerja sama. Dalam memilih mitra strategis, Indonesia perlu
mempertimbangkan beberapa hal dari negara lain untuk dijadikan sebagai mitra
strategis Indonesia dalam kerja sama keamanan siber. Korea Selatan, dipilih sebagai mitra strategis khusus Indonesia dalam kerja sama keamanan siber. Hal ini dibuktikan dengan adanya pencantuman kerja sama keamanan siber sebagai salah satu rencana aksi dari kesepakatan Special Strategic Partnership (SSP) antara Indonesia dan Korea Selatan yang disepakati pada tahun 2021. Kerja sama keamanan siber antara Korea selatan dan Indonesia ini difokuskan pada pengembangan kapasitas melalui transfer teknologi, pelatihan sumber daya manusia, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap ancaman siber.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui alasan Indonesia memilih Korea Selatan
sebagai mitra strategis khusus Indonesia dalam kerja sama siber menggunakan
konsep keamanan non tradisional : Cybersecurity menurut Caballero Anthony dan
teori kemitraan strategis menurut Lucyna. Penelitian ini menemukan bahwa alasan
Indonesia memilih Korea Selatan sebagai mitra strategis khusus Indonesia tidak
hanya melihat dari kualitas keamanan siber Korea Selatan saja, melainkan juga
karakter kemitraan dalam hubungan, konvergensi tujuan strategis, kerja sama
otentik jangka panjang dan atmosfer hubungan yang positif kedua negara. Penelitan
ini diharapkan dapat memberi pandangan bagi pembuat kebijakan dan peneliti
dalam mengembangkan kerja sama siber lintas negara yang efektif, adaptif, dan
relevan dalam menghadapi ancaman siber di era digital global.
Description
Reuploud file repositori 22 Jan 2026_Firli
