Alasan Indonesia Memilih Korea Selatan sebagai Mitra Strategis Khusus Indonesia dalam Kerja Sama Siber
| dc.contributor.author | Ayu Sabilla Vilailatul Masruroh | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-22T06:32:35Z | |
| dc.date.issued | 2024-12-03 | |
| dc.description | Reuploud file repositori 22 Jan 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan di berbagai sektor, namun juga meningkatkan kompleksitas ancaman siber yang dapat mengancam keamanan nasional dan stabilitas digital. Ancaman ini tidak hanya bersifat teknis tetapi juga strategis, mengingat dampaknya yang luas terhadap ekonomi, politik, dan keamanan negara. Ancaman ini juga dapat mengganggu stabilitas politik, melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah, dan menciptakan kerentanan dalam sistem ekonomi yang semakin bergantung pada teknologi. Meningkatnya ancaman siber mendorong negaranegara untuk memperkuat kerja sama dalam bidang keamanan siber guna melindungi infrastruktur vital nasional. Indonesia, sebagai negara dengan pertumbuhan digital yang signifikan, menyadari kebutuhan untuk memperkuat kapabilitas keamanan sibernya melalui kemitraan yang strategis dalam kerja sama. Dalam memilih mitra strategis, Indonesia perlu mempertimbangkan beberapa hal dari negara lain untuk dijadikan sebagai mitra strategis Indonesia dalam kerja sama keamanan siber. Korea Selatan, dipilih sebagai mitra strategis khusus Indonesia dalam kerja sama keamanan siber. Hal ini dibuktikan dengan adanya pencantuman kerja sama keamanan siber sebagai salah satu rencana aksi dari kesepakatan Special Strategic Partnership (SSP) antara Indonesia dan Korea Selatan yang disepakati pada tahun 2021. Kerja sama keamanan siber antara Korea selatan dan Indonesia ini difokuskan pada pengembangan kapasitas melalui transfer teknologi, pelatihan sumber daya manusia, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap ancaman siber. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui alasan Indonesia memilih Korea Selatan sebagai mitra strategis khusus Indonesia dalam kerja sama siber menggunakan konsep keamanan non tradisional : Cybersecurity menurut Caballero Anthony dan teori kemitraan strategis menurut Lucyna. Penelitian ini menemukan bahwa alasan Indonesia memilih Korea Selatan sebagai mitra strategis khusus Indonesia tidak hanya melihat dari kualitas keamanan siber Korea Selatan saja, melainkan juga karakter kemitraan dalam hubungan, konvergensi tujuan strategis, kerja sama otentik jangka panjang dan atmosfer hubungan yang positif kedua negara. Penelitan ini diharapkan dapat memberi pandangan bagi pembuat kebijakan dan peneliti dalam mengembangkan kerja sama siber lintas negara yang efektif, adaptif, dan relevan dalam menghadapi ancaman siber di era digital global. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama: Drs. Bagus Sigit Sunarko, M.Si., Ph.D. Dosen Pembimbing Anggota: Dr. Muhammad Iqbal, S.Sos., M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/122 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Keamanan Siber | |
| dc.subject | Kemitraan Strategis | |
| dc.subject | Kerja Sama Bilateral | |
| dc.subject | Korea Selatan | |
| dc.title | Alasan Indonesia Memilih Korea Selatan sebagai Mitra Strategis Khusus Indonesia dalam Kerja Sama Siber | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- Ayu Sabilla Vilailatul Masruroh - 200910101036.pdf
- Size:
- 784.98 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
