Prosedur Administrasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas Jasa Perhotelan di Kota Batu
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
PBJT atas jasa perhotelan merupakan salah satu pajak yang berkontribusi
besar dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena Kota Batu merupakan tempat
wisata yang menjadikan hotel sebagai fasilitas peningapan bagi wisatawan.
Diperlukan prosedur administrasi yang tertib agar pelaksanaan kewajiban
perpajakan dapat berjalan sesuai ketentuan. Badan Pendapatan Daerah Kota Batu
mengelelola pemungutan PBJT atas jasa perhotelan menggunakan sistem Self
Assessment, yaitu suatu sistem dimana Wajib Pajak diberikan kepercayaan untuk
menghitung dan melaporkan pajak terutangnya.
Prosedur administrasi PBJT atas jasa perhotelan dimulai dengan
pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) sebagai identitas resmi
Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan daerah. Setelah
dikukuhkan menjadi Wajib Pajak Daerah, Wajib Pajak menyampaikan laporan
omzet setiap masa pajak melalui website SI-Lapor Pajak. Berdasarkan data yang
telah dilaporkan, sistem menghitung besarnya pajak terutang sesuai dengan tarif
PBJT atas jasa perhotelan yang berlaku sehingga Wajib Pajak dapat melakukan
pembayaran melalui metode pembayaran yang telah disediakan. Setelah
pembayaran berhasil dilakukan, status pembayaran pada sistem akan berubah
menjadi paid sebagai bukti bahwa kewajiban pelaporan dan pembayaran pajak telah
diselesaikan.
Seluruh tahapan administrasi tersebut berada di bawah pengawasan Badan
Pendapatan Daerah Kota Batu untuk memastikan pelaksanaan kewajiban
perpajakan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan
dilaksanakan melalui pemantauan secara berkala oleh petugas pengawasan, serta
pemanfaatan tapping box sebagai alat untuk membandingkan data transaksi yang
terjadi dengan omzet yang dilaporkan. Dengan adanya pengawasan tersebut,
potensi terjadinya pelanggaran, seperti pelaporan omzet yang tidak sesuai dengan
kondisi sebenarnya, dapat diminimalkan sehingga mampu meningkatkan kepatuhan
Wajib Pajak dan mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah.
(Dilaksanakan dengan Surat Tugas Nomor 1949/DST/UN25.B.2/SP/2026,
Program Studi Diploma III Perpajakan, Jurusan Ilmu Administrasi, Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember)
Description
Validasi file repositori 27 Juli 2026_Firli
