Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Leverage Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Sektor Energi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas ekonomi dan bisnis
Abstract
Kerusakan lingkungan merupakan salah satu akibat dari perilaku tidak
bertanggung jawab yang dampaknya bukan hanya jangka pendek, tetapi jangka
panjang. Perilaku tidak bertanggung jawab tersebut bisa berasal dari individu kecil
sampai kelompok besar. Semakin besar kelompok tersebut maka daya rusak
terhadap lingkungan juga akan semakin besar, contohnya seperti perusahaan.
Aktivitas perusahaan tidak terlepas dari pemanfaatan sumber daya alam, terutama
bagi perusahaan yang bergerak di sektor energi. Kerusakan yang ditimbulkan dari
aktivitas perusahaan sektor energi di Indonesia contohnya seperti degradasi hutan
dan pencemaran sumber air. Ketika lingkungan sudah rusak, tentunya masyarakat
sekitar juga akan terdampak. Oleh sebab itu, perlu adanya inisiatif dari perusahaan
untuk lebih memperhatikan dampak dari aktivitas mereka. Salah satunya melalui
program Corporate Social Responsibility (CSR). CSR ialah kegiatan tanggung
jawab perusahaan terhadap sosial dan lingkungan sebagai bentuk kepedulian
perusahaan atas isu keberanjutan. Pemerintah sudah mewajibkan beberapa sektor
untuk melaksanakan dan melaporkan CSR mereka, salah satunya adalah
perusahaan sektor energi. Namun meskipun sudah diwajibkan, masih terdapat
beberapa perusahaan yang belum melaporkan CSR mereka.
Terdapat banyak faktor yang dapat memengaruhi perusahaan dalam
melaporkan CSR. Faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah ukuran
perusahaan dan leverage. Variabel ukuran perusahaan diproksikan menggunakan
Log Natural aset, variabel leverage diproksikan menggunakan Debt to Equity Ratio
(DER) dengan membandingkan total utang dengan total ekuitas, dan variabel CSR
diproksikan menggunakan indeks pengungkapan GRI 2021.
Penelitian ini adalah penelitian kuantutatif. Data penelitian yang digunakan
adalah data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan
keberlanjutan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor energi yang tercatat
di Bursa Efek Indonesia tahun 2021 sampai 2023. Teknik pengambilan sampel
dilakukan melalui metode purposive sampling dengan menetapkan beberapa
kriteria. Dari kriteria tersebut diperoleh sampel penelitian sebanyak 20 perusahaan dengan tiga tahun pengamatan, sehingga total observasi adalah sebanyak 60 data.
Setelah dilakukan pengujian data, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa
variabel ukuran perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan CSR. Sementara
itu, variabel leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR.
Description
Reaploud file repository 3 februari 2026_agus/feren
