Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Leverage Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Sektor Energi

dc.contributor.authorSepticha Dwi Rahayu
dc.date.accessioned2026-02-03T03:46:23Z
dc.date.issued2025-09-18
dc.descriptionReaploud file repository 3 februari 2026_agus/feren
dc.description.abstractKerusakan lingkungan merupakan salah satu akibat dari perilaku tidak bertanggung jawab yang dampaknya bukan hanya jangka pendek, tetapi jangka panjang. Perilaku tidak bertanggung jawab tersebut bisa berasal dari individu kecil sampai kelompok besar. Semakin besar kelompok tersebut maka daya rusak terhadap lingkungan juga akan semakin besar, contohnya seperti perusahaan. Aktivitas perusahaan tidak terlepas dari pemanfaatan sumber daya alam, terutama bagi perusahaan yang bergerak di sektor energi. Kerusakan yang ditimbulkan dari aktivitas perusahaan sektor energi di Indonesia contohnya seperti degradasi hutan dan pencemaran sumber air. Ketika lingkungan sudah rusak, tentunya masyarakat sekitar juga akan terdampak. Oleh sebab itu, perlu adanya inisiatif dari perusahaan untuk lebih memperhatikan dampak dari aktivitas mereka. Salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). CSR ialah kegiatan tanggung jawab perusahaan terhadap sosial dan lingkungan sebagai bentuk kepedulian perusahaan atas isu keberanjutan. Pemerintah sudah mewajibkan beberapa sektor untuk melaksanakan dan melaporkan CSR mereka, salah satunya adalah perusahaan sektor energi. Namun meskipun sudah diwajibkan, masih terdapat beberapa perusahaan yang belum melaporkan CSR mereka. Terdapat banyak faktor yang dapat memengaruhi perusahaan dalam melaporkan CSR. Faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan dan leverage. Variabel ukuran perusahaan diproksikan menggunakan Log Natural aset, variabel leverage diproksikan menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) dengan membandingkan total utang dengan total ekuitas, dan variabel CSR diproksikan menggunakan indeks pengungkapan GRI 2021. Penelitian ini adalah penelitian kuantutatif. Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2021 sampai 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui metode purposive sampling dengan menetapkan beberapa kriteria. Dari kriteria tersebut diperoleh sampel penelitian sebanyak 20 perusahaan dengan tiga tahun pengamatan, sehingga total observasi adalah sebanyak 60 data. Setelah dilakukan pengujian data, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan CSR. Sementara itu, variabel leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Ririn Irmadariyani, M.Si., Ak. DPA: Dr. Yosefa Sayekti, S.E., M.Com
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1213
dc.language.isoother
dc.publisherfakultas ekonomi dan bisnis
dc.subjecttanggung jawab sosial perusahaan
dc.subjectukuran perusahaan
dc.titlePengaruh Ukuran Perusahaan dan Leverage Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Sektor Energi
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
SEPTICHA DWI RAHAYU - 210810301144.pdf
Size:
719.18 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: