Struktur dan Keasaman Aluminosilikat Amorf (Mo/ASA) Yang Disintesis dengan Metode Sol-Gel
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Aluminosilikat amorf (ASA) dapat digunakan sebagai katalis asam padat
karena luas permukaan yang besar dan stabilitas termal yang baik, namun ASA
memiliki kekurangan pada distribusi asamnya sehingga perlu ditingkatkan dengan
menambahkan molibdenum.Molibdenum (Mo) didispersikan ke dalam ASA karena
mampu membentuk ikatan Mo–O–Si dan Mo–O–Al yang meningkatkan jumlah
serta kekuatan situs asam Brønsted dan Lewis, sehingga aktivitas katalitik material
menjadi lebih tinggi. Selain penambahan Mo, pengaturan pH selama sintesis
metode sol-gel juga sangat penting karena pH mengendalikan proses hidrolisis dan
kondensasi prekursor, menentukan keberhasilan pembentukan kerangka Si–O–Al,
memengaruhi spesies kimia Mo yang terbentuk, serta menentukan tingkat dispersi
Mo pada matriks aluminosilikat. Dengan demikian, variasi konsentrasi Mo dan pH
sintesis dipelajari untuk memperoleh kondisi optimum yang mampu menghasilkan
struktur Mo/ASA yang tetap amorf dengan keasaman yang lebih tinggi dan
karakteristik katalitik yang lebih baik.
Penelitian ini menggunakan metode yang di sintesis katalis molibdenum
pada aluminosilikat amorf (Mo/ASA) melalui metode sol-gel. Proses sintesis
dilakukan menggunakan aluminium nitrat nonahidrat dan natrium silikat sebagai
prekursor, sedangkan ammonium heptamolibdat digunakan sebagai sumber
molibdenum dengan variasi konsentrasi 4%, 8%, dan 12%. Selama sintesis, kondisi
pH diatur pada nilai 2, 4, dan 6 untuk mengetahui pengaruhnya terhadap
pembentukan material. Produk yang dihasilkan kemudian melalui tahap
pengeringan, kalsinasi, dan pertukaran ion sebelum dikarakterisasi menggunakan
X-Ray Fluorescence (XRF) untuk menentukan komposisi unsur, Fourier
Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mengidentifikasi gugus fungsi,
Ray Diffraction (XRD) untuk menganalisis struktur material, serta FTIR-piridin
dengan metode gravimetri untuk mengevaluasi sifat keasaman katalis. Data hasil
karakterisasi selanjutnya dianalisis guna mengetahui pengaruh variasi konsentrasi
molibdenum dan pH terhadap struktur serta keasaman katalis Mo/ASA.
Karakterisasi XRF menunjukkan penurunan pada konsentrasi Mo yang
direaksikan, hal ini dikarenakan Mo lebih banyak di dalam bulk daripada di
permukaan aluminosilikat, molibdenum lebih banyak bereaksi dan membentuk
ikatan yang kuat di dalam jaringan aluminosilikat daripada dengan permukaan
aluminosilikat. Hasil dari karakterisasi FTIR dari ASA dan Mo/ASA yaitu
menunjukkan adanya puncak Si-O-Si pada bilangan gelombang 796 cm⁻¹,
sedangkan pita pada 1632 cm⁻¹ dikaitkan dengan vibrasi tekuk O–H dari gugus Si–
OH. Pada bilangan gelombang 1052 cm⁻¹, muncul puncak kuat yang menunjukkan
vibrasi ulur Si–O–Si atau Si–O–Al, yang umumnya berada pada rentang 1000–1200
cm⁻¹. Hasil XRD menunjukkan bahwa katalis ASA memiliki struktur berbentuk
amorf , yang ditandai dengan munculnya hump (gundukan), gundukan itu muncul
pada rentang 2θ = 15-30o
, gundukan ini muncul dalam semua pH dan konsentrasi
molibdenum. Pada penelitian ini fase kristalin tidak muncul, hal ini dikarenakan
molekul menyebar pada matriks sehingga membentuk struktur amorf, selain itu
hasil juga menunjukkan bahwa Mo berada di dalam bulk daripada di permukaan.
Hasil uji keasaman menunjukkan bahwa katalis Mo/ASA memiliki nilai
keasaman lebih tinggi daripada ASA. Keasaman katalis meningkat seiring dengan
penambahan konsentrasi Mo, hal ini berbanding terbalik dengan nilai pH semakin
kecil nilai pH nya semakin tinggi nilai keasamannya. Peningkatan nilai keasaman
ini menandakan adanya peningkatan pada situs asam Bronsted dan situs asam
Lewis. Peningkatan situs asam ini juga dibuktikan dengan karakterisasi
menggunakan FTIR, hasil grafik FTIR terlihat munculnya puncak pada bilangan
gelombang 1455 cm-1 yang menyatakan adanya situs asam Lewis dan pada bilangan
gelombang 1558 cm-1yang menyatakan adanya situs asam Bronsted
Description
Validasi file repositori 22 Juli 2026_Firli
