Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Make a Match terhadap Partisipasi Sosial Peserta Didik pada Pembelajaran IPS Kelas V SDN Wringin 01 Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Partisipasi sosial peserta didik adalah keterlibatan aktif peserta didik dalam
berinteraksi selama proses pembelajaran berlangsung yang dapat ditunjukkan
melalui aktivitas komunikasi dan kolaborasi dengan guru ataupun teman
sebayanya. Hal ini, selaras dengan teori kontruktivisme sosial Vgotsky, yang
mengemukakan bahwa perkembangan kognitif terjadi melalui interaksi sosial
sebelum diinternalisasi secara individu. Berdasarkan pada hasil observasi dan
wawancara di kelas V SDN Wringin 01 Bondowoso menunjukkan bahwa
partisipasi sosial peserta didik belum berkembang secara optimal, hal ini
disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih didominasi oleh metode ceramah
serta keterbatasan dalam menggunakan model pembelajaran yang mampu
mendorong keterlibatan aktif peserta didik selama proses pembelajaran
berlangsung. Kondisi tersebut juga terlihat dari adanya beberapa peserta didik yang
belum berani menyampikan pendapat, bertanya, maupun memberikan tanggapan
saat pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran
yang dapat meningkatkan partisipasi sosial peserta didik, salah satunya melalui
model cooperative learning tipe make a match. Model ini memberikan kesempatan
kepada peserta didik untuk belajar sambil bekerja sama mencari pasangan kartu
yang sesuai antara kartu pertanyaan dan jawaban sehingga dapat menciptakan
suasana belajar yang aktif, menyenangkan, serta mendorong peserta didik untuk
lebih berani berkomunikasi dan berpartisipasi dalam pembelajaran. Partisipasi
sosial ditunjukkan melalui indikator keterlibatan aktif dalam bertanya, berdiskusi,
bekerja sama dengan teman sebaya dan menyelesaikan tugas melalui interaksi
sosial. Hasil penelitian terdahulu juga menunjukkan bahwa model make a match
efektif meningkatkan keaktifan dan partisipasi social peserta didik.
Rumusan masalah pada penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh
model cooperative learning tipe make a match terhadap partisipasi sosial peserta
didik pada pembelajaran IPS kelas V. Sampel pada penelitian ini adalah peserta
didik kelas V yang berjumlah 52 peserta didik dengan 26 peserta didik berada pada
kelas kontrol dan 26 peserta didik berada pada kelas eskperimen. Penelitian ini
dilakukan menggunakan desain eksperimental semu dengan rancangan Non
Equivalen Control Group. Hasil penelitian menunjukkan rata rata nilai pre
eksperimen pada kelas eksperimen memperoleh skor rata rata sebesar 74,42, lebih
tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh rata rata sebesar 63. Hasil uji
normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan uji homogenitas
menunjukkan data homogen. Pada uji-t diperoleh nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 4,271 >
𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙=1,676 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha
diterima. Berdasarkan hasil tersebut, uji keefektifan relatif (ER) menunjukkan nilai
sebesar 43,77% dan berada pada kategori keefektifan sedang, yang berarti
penggunaan model cooperative learning tipe make a match lebih efektif terhadap
peningkatan partisipasi sosial dibandingakan menggunakan metode ceramah.
Berdasarkan hasil tersebut, perbedaan yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat
pengaruh penggunaan model cooperative learning tipe make a match terhadap
peningkatan partisipasi sosial peserta didik pada pembelajaran IPS kelas V.
Description
Validasi file repositori 22 Juli 2026_Firli
