Estimasi Sumber Daya Batu Bara Menggunakan Metode Circular 891 pada IUP PT XYZ di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kabupaten Tanah Laut adalah salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang
memiliki potensi sumber daya batu bara, berdasarkan data Dinas Energi dan
Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan per 4 Agustus 2022, pada tahun
2021 Kabupaten Tanah Laut memiliki sumber daya tereka 139.481.003 ton,
tertunjuk 126.142.696 ton, dan terukur 112.178.268 ton. PT XYZ adalah salah satu
perusahaan batu bara di Kabupaten Tanah Laut yang sedang melakukan kegiatan
eksplorasi. Eksplorasi merupakan suatu kegiatan penjajakan suatu wilayah yang
diperkirakan atau diketahui mengandung endapan batu bara sekaligus
membuktikan kualitas dan kuantitas endapan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pemodelan geologi lapisan batu bara, arah sebaran lapisan batu bara,
kualitas batu bara, dan estimasi sumber daya batu bara di wilayah Izin Usaha
Pertambangan (IUP) PT XYZ.
Penelitian diawali dengan perumusan masalah yang dilanjutkan
pengumpulan data. PT XYZ melakukan pemboran di IUP seluas 535,55 ha dengan
45 data lubang bor dengan jarak rata-rata antar lubang bor ±200 meter dan
kedalaman rata rata lubang bor ±60 meter. Teknik pengolahan data yang dilakukan
dalam penelitian ini adalah dengan melakukan plot kontur topografi dan IUP,
pembuatan database, pemodelan data lubang bor, pembuatan kontur struktur batu
bara, pembuatan cropline, pembuatan model endapan batu bara, pembuatan model
kualitas batu bara, pembuatan model area pengaruh sumber daya batu bara, dan
perhitungan sumber daya batu bara menggunakan metode Circular 891. Hasil dari
pengolahan data digunakan untuk menganalisis pemodelan geologi lapisan batu
bara, arah sebaran lapisan batu bara yang diketahui dari garis penyebaran batu bara
(cropline), kualitas batu bara berdasarkan ASTM D 388-12 untuk mengetahui
klasifikasi dari batu bara, sedangkan estimasi sumber daya dengan menggunkan
metode Circular 891 dengan area pengaruh berdasarkan SNI 5015:2019.
Hasil dari penelitian ini yaitu endapan batu bara pada daerah penelitian
terbagi menjadi empat lapisan yaitu seam A, A1, A2, dan B. Lapisan batu bara
tersebut memiliki arah persebaran relatif berarah ke timur dengan kisaran N 73°E –
N 80°E, dengan besar kemiringan lapisan berkisar 5° - 10° relatif berarah ke selatan.
Kompleksitas kondisi geologi termasuk kedalam kondisi geologi sederhana,
dikarenakan hasil analisis parameter aspek sedimentasi dan aspek tektonik, daerah
penelitian tidak dipengaruhi secara signifikan sesar, lipatan, dan intrusi. Lapisan
batu bara memiliki kemiringan landai, endapan batu bara menerus secara lateral
sampai ribuan meter, dan hampir tidak memiliki percabangan, dimana percabangan
hanya terdapat di seam A menjadi seam A1 dan seam A2. Ketebalan lapisan batu
bara memiliki nilai koefisien kurang dari 0,5 (<0,5) yang berarti sedikit bervariasi.
Serta berdasarkan aspek variasi kualitas, pada daerah penelitian memiliki nilai
koefisien kurang dari 0,5 (<0,5) yang berarti sedikit bervariasi.
Kualitas batu bara pada daerah penelitian didapatkan hasil bahwa peringkat
batu bara pada daerah penelitian berdasarkan ASTM D 388-12 batu bara di daerah
penelitian termasuk kategori High Volatile C Bituminous dikarenakan tiap lapisan
batu bara memiliki rata-rata nilai kalori di rentang 11.500-13.000 BTU/lb.mmmf,
dengan karbon tertambat kurang dari 69% dmmf, dan zat terbang lebih dari 31%
dmmf. Hasil tersebut berdasarkan hasil analisis kualitas pada tiap lapisan yang
dirincikan sebagai berikut pada seam A nilai zat terbang sebesar 57,4%.dmmf,
karbon tertambat 42.6%.dmmf, dan nilai kalori sebesar 11.864,79 Btu/lb.mmmf.
Seam A1 memiliki nilai zat terbang sebesar 58,33%.dmmf, karbon tertambat
41.67%.dmmf, dan nilai kalori sebesar 11.826,88 Btu/lb.mmmf. Seam A2 memiliki
nilai zat terbang sebesar 57,92%.dmmf, karbon tertambat 42.08%.dmmf, dan nilai
kalori sebesar 11.878,89 Btu/lb.mmmf. Sedangkan seam B memiliki nilai zat
terbang sebesar 55,86%.dmmf, karbon tertambat 44,14%.dmmf, dan nilai kalori
sebesar 12.150,86 Btu/lb.mmmf.
Estimasi sumber daya batu bara menggunakan metode Circular 891
dilakukan dengan membentuk lingkaran-lingkaran pada tiap lubang bor, dimana
radius terluar sebagai batas area pengaruh. Radius jarak tersebut berdasarkan
ketetapan SNI 5015:2019 dengan mempertimbangkan kompleksitas kondisi
geologi. Kondisi geologi didaerah penelitian memiliki kompleksitas geologi
sederhana. Oleh karena itu, jarak titik informasi yang digunakan dalam estimasi
sumber daya sumber daya tereka 1000 < x ≤1500 meter dari titik bor, sumber daya
tertunjuk 500< x ≤1000 meter dari titik bor, dan sumber daya terukur x ≤500 meter
dari titik bor. Hasil perhitungan didapatkan besarnya tonase batu bara di daerah
penelitian sebesar 68,45 juta ton dengan rincian yaitu batu bara terukur sebesar 50,8
juta ton, tertunjuk sebesar 15,35 juta ton, dan tereka sebesar 2,3 juta ton. Kualitas
dan kuantitas sumber daya batu bara merupakan salah satu hasil dari tahap
eksplorasi dimana kedua variabel tersebut menjadi salah satu aspek penentu dalam
mempertimbangan kegiatan selanjutnya. Kualitas dan kuantitas sumber daya batu
bara berjalan beriringan yang berdampak secara teknis dan ekonomis.
Berdasarkan hasil penelitian didapat kesimpulan yaitu kompleksitas kondisi
geologi IUP PT XYZ merupakan kondisi geologi sederhana, arah persebaran
lapisan batu bara relatif berarah ke timur dengan kisaran N 73°E – N 80°E dengan
kemiringan lapisan berkisar 5° - 10° relatif berarah ke selatan. Peringkat batu bara
pada daerah penelitian termasuk kategori High Volatile C Bituminous. Estimasi
sumber daya batu bara didapatkan hasil yaitu batu bara terukur sebesar 50,80 juta
ton, tertunjuk sebesar 15,35 juta, ton dan tereka sebesar 2,3 juta ton. Sehingga
diketahui total keseluruhan sumber daya batu bara pada daerah penelitian 68,45 juta
ton. Hasil estimasi sumber daya batu bara yang diperoleh dapat menjadi
pertimbangan dalam kegiatan eksplorasi rinci dan penelitian lebih lanjut, agar
sumber daya yang ada dapat dibuktikan menjadi cadangan.
Description
Validasi file repositori 21 Juli 2026_Firli
