Estimasi Sumber Daya Batu Bara Menggunakan Metode Circular 891 pada IUP PT XYZ di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan

dc.contributor.authorAbdul Malik Lantip Ismail
dc.date.accessioned2026-07-22T01:35:22Z
dc.date.issued2025-12-10
dc.descriptionValidasi file repositori 21 Juli 2026_Firli
dc.description.abstractKabupaten Tanah Laut adalah salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang memiliki potensi sumber daya batu bara, berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan per 4 Agustus 2022, pada tahun 2021 Kabupaten Tanah Laut memiliki sumber daya tereka 139.481.003 ton, tertunjuk 126.142.696 ton, dan terukur 112.178.268 ton. PT XYZ adalah salah satu perusahaan batu bara di Kabupaten Tanah Laut yang sedang melakukan kegiatan eksplorasi. Eksplorasi merupakan suatu kegiatan penjajakan suatu wilayah yang diperkirakan atau diketahui mengandung endapan batu bara sekaligus membuktikan kualitas dan kuantitas endapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemodelan geologi lapisan batu bara, arah sebaran lapisan batu bara, kualitas batu bara, dan estimasi sumber daya batu bara di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT XYZ. Penelitian diawali dengan perumusan masalah yang dilanjutkan pengumpulan data. PT XYZ melakukan pemboran di IUP seluas 535,55 ha dengan 45 data lubang bor dengan jarak rata-rata antar lubang bor ±200 meter dan kedalaman rata rata lubang bor ±60 meter. Teknik pengolahan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan plot kontur topografi dan IUP, pembuatan database, pemodelan data lubang bor, pembuatan kontur struktur batu bara, pembuatan cropline, pembuatan model endapan batu bara, pembuatan model kualitas batu bara, pembuatan model area pengaruh sumber daya batu bara, dan perhitungan sumber daya batu bara menggunakan metode Circular 891. Hasil dari pengolahan data digunakan untuk menganalisis pemodelan geologi lapisan batu bara, arah sebaran lapisan batu bara yang diketahui dari garis penyebaran batu bara (cropline), kualitas batu bara berdasarkan ASTM D 388-12 untuk mengetahui klasifikasi dari batu bara, sedangkan estimasi sumber daya dengan menggunkan metode Circular 891 dengan area pengaruh berdasarkan SNI 5015:2019. Hasil dari penelitian ini yaitu endapan batu bara pada daerah penelitian terbagi menjadi empat lapisan yaitu seam A, A1, A2, dan B. Lapisan batu bara tersebut memiliki arah persebaran relatif berarah ke timur dengan kisaran N 73°E – N 80°E, dengan besar kemiringan lapisan berkisar 5° - 10° relatif berarah ke selatan. Kompleksitas kondisi geologi termasuk kedalam kondisi geologi sederhana, dikarenakan hasil analisis parameter aspek sedimentasi dan aspek tektonik, daerah penelitian tidak dipengaruhi secara signifikan sesar, lipatan, dan intrusi. Lapisan batu bara memiliki kemiringan landai, endapan batu bara menerus secara lateral sampai ribuan meter, dan hampir tidak memiliki percabangan, dimana percabangan hanya terdapat di seam A menjadi seam A1 dan seam A2. Ketebalan lapisan batu bara memiliki nilai koefisien kurang dari 0,5 (<0,5) yang berarti sedikit bervariasi. Serta berdasarkan aspek variasi kualitas, pada daerah penelitian memiliki nilai koefisien kurang dari 0,5 (<0,5) yang berarti sedikit bervariasi. Kualitas batu bara pada daerah penelitian didapatkan hasil bahwa peringkat batu bara pada daerah penelitian berdasarkan ASTM D 388-12 batu bara di daerah penelitian termasuk kategori High Volatile C Bituminous dikarenakan tiap lapisan batu bara memiliki rata-rata nilai kalori di rentang 11.500-13.000 BTU/lb.mmmf, dengan karbon tertambat kurang dari 69% dmmf, dan zat terbang lebih dari 31% dmmf. Hasil tersebut berdasarkan hasil analisis kualitas pada tiap lapisan yang dirincikan sebagai berikut pada seam A nilai zat terbang sebesar 57,4%.dmmf, karbon tertambat 42.6%.dmmf, dan nilai kalori sebesar 11.864,79 Btu/lb.mmmf. Seam A1 memiliki nilai zat terbang sebesar 58,33%.dmmf, karbon tertambat 41.67%.dmmf, dan nilai kalori sebesar 11.826,88 Btu/lb.mmmf. Seam A2 memiliki nilai zat terbang sebesar 57,92%.dmmf, karbon tertambat 42.08%.dmmf, dan nilai kalori sebesar 11.878,89 Btu/lb.mmmf. Sedangkan seam B memiliki nilai zat terbang sebesar 55,86%.dmmf, karbon tertambat 44,14%.dmmf, dan nilai kalori sebesar 12.150,86 Btu/lb.mmmf. Estimasi sumber daya batu bara menggunakan metode Circular 891 dilakukan dengan membentuk lingkaran-lingkaran pada tiap lubang bor, dimana radius terluar sebagai batas area pengaruh. Radius jarak tersebut berdasarkan ketetapan SNI 5015:2019 dengan mempertimbangkan kompleksitas kondisi geologi. Kondisi geologi didaerah penelitian memiliki kompleksitas geologi sederhana. Oleh karena itu, jarak titik informasi yang digunakan dalam estimasi sumber daya sumber daya tereka 1000 < x ≤1500 meter dari titik bor, sumber daya tertunjuk 500< x ≤1000 meter dari titik bor, dan sumber daya terukur x ≤500 meter dari titik bor. Hasil perhitungan didapatkan besarnya tonase batu bara di daerah penelitian sebesar 68,45 juta ton dengan rincian yaitu batu bara terukur sebesar 50,8 juta ton, tertunjuk sebesar 15,35 juta ton, dan tereka sebesar 2,3 juta ton. Kualitas dan kuantitas sumber daya batu bara merupakan salah satu hasil dari tahap eksplorasi dimana kedua variabel tersebut menjadi salah satu aspek penentu dalam mempertimbangan kegiatan selanjutnya. Kualitas dan kuantitas sumber daya batu bara berjalan beriringan yang berdampak secara teknis dan ekonomis. Berdasarkan hasil penelitian didapat kesimpulan yaitu kompleksitas kondisi geologi IUP PT XYZ merupakan kondisi geologi sederhana, arah persebaran lapisan batu bara relatif berarah ke timur dengan kisaran N 73°E – N 80°E dengan kemiringan lapisan berkisar 5° - 10° relatif berarah ke selatan. Peringkat batu bara pada daerah penelitian termasuk kategori High Volatile C Bituminous. Estimasi sumber daya batu bara didapatkan hasil yaitu batu bara terukur sebesar 50,80 juta ton, tertunjuk sebesar 15,35 juta, ton dan tereka sebesar 2,3 juta ton. Sehingga diketahui total keseluruhan sumber daya batu bara pada daerah penelitian 68,45 juta ton. Hasil estimasi sumber daya batu bara yang diperoleh dapat menjadi pertimbangan dalam kegiatan eksplorasi rinci dan penelitian lebih lanjut, agar sumber daya yang ada dapat dibuktikan menjadi cadangan.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama: Ir. Fachruzzaki, S.Si., M.T. Dosen Pembimbing Anggota: Ir. Haeruddin, S.Si., M.T.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11762
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Teknik
dc.subjectBatu Bara
dc.subjectMetode Circular 891
dc.subjectGeologi
dc.subjectPertambangan
dc.titleEstimasi Sumber Daya Batu Bara Menggunakan Metode Circular 891 pada IUP PT XYZ di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Abdul Malik Lantip Ismail_Repository Unej.pdf
Size:
3.6 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: