Hubungan antara Persen Lemak Tubuh dan Kebiasaan Sarapan dengan Kejadian Prediabetes pada Siswa SMK PGRI 1 Gresik
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Prediabetes merupakan kondisi peningkatan kadar gula darah, namun belum
dapat dikategorikan sebagai Diabetes Melitus (DM). Prevalensi prediabetes terus
meningkat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pada kelompok remaja. Gaya
hidup remaja saat ini cenderung mengarah pada faktor risiko yang bisa memicu
terjadinya prediabetes. Peningkatan persen lemak tubuh dapat berakibat pada
kondisi resistensi insulin sehingga kerja insulin terganggu dan menyebabkan
peningkatan kadar gula darah. Selain itu, remaja saat ini cenderung memiliki
kebiasaan melewatkan sarapan yang dapat berdampak pada gangguan metabolisme
gula darah sehingga juga berakibat pada peningkatan risiko terjadinya prediabetes.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persen lemak tubuh dan
kebiasaan sarapan dengan kejadian prediabetes pada siswa SMK PGRI 1 Gresik.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain
studi cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 94 siswa dengan metode
pengambilan sampel stratified random sampling. Data persen lemak tubuh
didapatkan melalui pengukuran menggunakan Bio Impedance Analyzer (BIA), data
kebiasaan sarapan didapatkan melalui kuesioner yang diadaptasi dari penelitian
sebelumnya, serta data kejadian prediabetes didapatkan melalui pengukuran kadar
gula darah menggunakan glukometer. Data yang didapatkan dalam penelitian ini
dilakukan analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden, serta
analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan dan
kekuatan hubungan antar variabel.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis
kelamin laki-laki dan berusia 16 tahun. Hampir setengah dari seluruh responden
memiliki persen lemak tubuh dengan kategori di atas normal dan mayoritasnya
berjenis kelamin perempuan. Perempuan memiliki hormon esterogen lebih tinggi
dibandingkan dengan laki-laki. Hormon tersebut berperan dalam meningkatkan aktivasi enzim lipoprotein lipase pada jaringan lemak yang berfungsi membantu
penyimpanan trigliserida sehingga risiko penumpukan lemak tubuh lebih tinggi.
Kebiasaan sarapan mayoritas responden pada penelitian ini termasuk dalam
kategori cukup yang disebabkan meskipun makanan untuk sarapan sudah tersedia
diumah, responden memilih untuk tidak mengonsumsi sarapan. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah terdapat hubungan antara persen lemak tubuh dan kebiasaan
sarapan dengan kejadian prediabetes pada siswa SMK PGRI 1 Gresik. Oleh karena
itu, perlu dilakukan upaya peningkatan program kesehatan terkait prediabetes,
seperti penyediaan pemeriksaan kadar gula darah oleh dinas kesehatan dan program
edukasi kepada siswa untuk meningkatkan penerapan pola hidup sehat.
Description
:: Finalisasi file repositori 16 Juli 2026_Kurnadi
