Pengaruh Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kolaboratif Siswa Biologi di Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif merupakan kemampuan yang
harus dimiliki siswa pada era abad 21. Era abad 21 mengalami banyak perubahan
sehingga dapat menimbulkan adanya tantangan pada generasi muda dalam
mengikuti perkembangan zaman seperti kemapuan berpikir kreatif dan kolaboratif.
Kemampuan berpikir kreatif serta kolaboratif yang dibangun dari proses belajar
dapat membantu dalam penyelesaian suatu permasalahan. Pembelajaran biologi
yang belum diperkuat dengan pemikiran kreatif hanya akan membuat siswa
mengingat dan mengulang materi pelajaran tanpa memahami konsepnya. Fakta
yang ada di lapangan yaitu kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif siswa di
Indonesia untuk saat ini terbilang masih belum sesuai dengan yang diinginkan.
Berdasarkan dengan hasil PISA (Programme for International Student Assessment)
pada tahun 2022, negara Indonesia mengalami peningkatan dari dari tahun 2018,
akan tetapi hasilnya masih kurang pada kemampuan sains. Penyebab dari
rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif pada siswa adalah model
pembelajaran yang monoton. Salah satu model pembelajaran yang dapat
mengembangkan pemikiran kreatif dan kolaboratif pada siswa yaitu model
pembelajaran Project Based Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan
berpikir kreatif dan kolaboratif siswa dalam pelajaran Biologi di jenjang SMA.
Jenis penelitian ini adalah kunatitatif dengan metode mengguunakan quasi
eksperimental dengan menggunakan desain non-equivalent control group design.
Quasi eksperimental merupakan penelitian dengan membandingkan dua kelompok.
Jenis quasi eksperimen ini dipilih berdasarkan kondisi yang sesuai dengan
permasalahan yang diteliti. Kelompok eksperimen diberi perlakuan sedangkan
kelompok kontrol tidak diberi perlakuan. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas
XI MAN 1 Jember semester ganjil tahun pelajaran 2025/2026. Penentuan sampel
menggunakan teknik purposive sampling dengan uji normalitas dan uji
homogenitas terlebih dahulu, apabila data kelas sudah normal dan homogen maka
akan ditentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Tujuan dilakukan uji
normalitas dan homogenitas pada kelas sampel yaitu untuk memastikan bahwa
kedua kelas memiliki kemampuan yang sebanding. Berdasarkan uji normalitas dan
homogenitas, memperoleh dua kelas sebagai perlakuan, yaitu kelas XI Reg 1
berjumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Ktr 1 berjumlah 34 siswa
sebagai kelas kontrol.
Penerapan pembelajaran pada kedua kelas berbeda yaitu untuk kelas
eksperimen akan diberikan model pembelajaran Project Based Learning,
sedangkan kelas kontrol tidak diberikan model pembelajaran Project Based
Learning. Pada kelas eksperimen akan diberikan model pembelajaran yang sesuai
dengan sintaks model pembelajaran Project Based Learning diantara nya yaitu
pertanyaan pada awal pembelajaran, perencanaan proyek, penjadwalan tahap
kegiatan proyek, pengawasan proyek berjalan, penilaian, dan evaluasi proyek. Pada
kelas eksperimen, kegiatan siswa akan diarahkan untuk mengerjakan tugas yang
diberikan oleh guru berbasis proyek yaitu dengan membuat proyek berdasarkan ide
kreatif siswa yang sesuai dengan materi sistem pernapasan, selain itu juga terdapat
tugas yang relevan dalam mengikuti perkembangan zaman yaitu dengan
mengerjakan tugas proyek berupa membuat poster dari aplikasi digital yang hasil
nya akan di presentasikan ke depan kelas.
Pada kemampuan berpikir kreatif siswa akan didapatkan melalui metode
test yaitu pretest dan posttest berjumlah 8 soal, sedangkan pada kolaboratif akan
didapatkan melalui hasil angket yang terdiri dari 10 pernyataan. Hasil statistik
kemampuan berpikir kreatif siswa diperoleh nilai signifikansi 0,000. Berdasarkan
uji independent sample t-test nilai sig 2(tailed) kurang dari 0,05 artinya terdapat
perbedaan signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatifsiswa. Berdasarkan hasil
N Gain 0,60 artinya terdapat pengaruh pembelajaran Project Based Learning
dengan kategori efektifitas termasuk kriteria sedang. Hasil statistik kemampuan
kolaboratif siswa diperoleh nilai signifikansi 0,007. Berdasarkan uji independent
sample t-test nilai sig 2(tailed) kurang dari 0,05 artinya terdapat perbedaan
signifikan terhadap kemampuan kolaboratif siswa.
Description
Reuploud repository Hasyim Juli 2026
Validasi file repositori 10 Juli 2026_Firli
