Pengaruh Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kolaboratif Siswa Biologi di Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)
| dc.contributor.author | Arief Ainur Rizal | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-10T06:53:19Z | |
| dc.date.issued | 2026-03-09 | |
| dc.description | Reuploud repository Hasyim Juli 2026 Validasi file repositori 10 Juli 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif merupakan kemampuan yang harus dimiliki siswa pada era abad 21. Era abad 21 mengalami banyak perubahan sehingga dapat menimbulkan adanya tantangan pada generasi muda dalam mengikuti perkembangan zaman seperti kemapuan berpikir kreatif dan kolaboratif. Kemampuan berpikir kreatif serta kolaboratif yang dibangun dari proses belajar dapat membantu dalam penyelesaian suatu permasalahan. Pembelajaran biologi yang belum diperkuat dengan pemikiran kreatif hanya akan membuat siswa mengingat dan mengulang materi pelajaran tanpa memahami konsepnya. Fakta yang ada di lapangan yaitu kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif siswa di Indonesia untuk saat ini terbilang masih belum sesuai dengan yang diinginkan. Berdasarkan dengan hasil PISA (Programme for International Student Assessment) pada tahun 2022, negara Indonesia mengalami peningkatan dari dari tahun 2018, akan tetapi hasilnya masih kurang pada kemampuan sains. Penyebab dari rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif pada siswa adalah model pembelajaran yang monoton. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengembangkan pemikiran kreatif dan kolaboratif pada siswa yaitu model pembelajaran Project Based Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif siswa dalam pelajaran Biologi di jenjang SMA. Jenis penelitian ini adalah kunatitatif dengan metode mengguunakan quasi eksperimental dengan menggunakan desain non-equivalent control group design. Quasi eksperimental merupakan penelitian dengan membandingkan dua kelompok. Jenis quasi eksperimen ini dipilih berdasarkan kondisi yang sesuai dengan permasalahan yang diteliti. Kelompok eksperimen diberi perlakuan sedangkan kelompok kontrol tidak diberi perlakuan. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas XI MAN 1 Jember semester ganjil tahun pelajaran 2025/2026. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan uji normalitas dan uji homogenitas terlebih dahulu, apabila data kelas sudah normal dan homogen maka akan ditentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Tujuan dilakukan uji normalitas dan homogenitas pada kelas sampel yaitu untuk memastikan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan yang sebanding. Berdasarkan uji normalitas dan homogenitas, memperoleh dua kelas sebagai perlakuan, yaitu kelas XI Reg 1 berjumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Ktr 1 berjumlah 34 siswa sebagai kelas kontrol. Penerapan pembelajaran pada kedua kelas berbeda yaitu untuk kelas eksperimen akan diberikan model pembelajaran Project Based Learning, sedangkan kelas kontrol tidak diberikan model pembelajaran Project Based Learning. Pada kelas eksperimen akan diberikan model pembelajaran yang sesuai dengan sintaks model pembelajaran Project Based Learning diantara nya yaitu pertanyaan pada awal pembelajaran, perencanaan proyek, penjadwalan tahap kegiatan proyek, pengawasan proyek berjalan, penilaian, dan evaluasi proyek. Pada kelas eksperimen, kegiatan siswa akan diarahkan untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru berbasis proyek yaitu dengan membuat proyek berdasarkan ide kreatif siswa yang sesuai dengan materi sistem pernapasan, selain itu juga terdapat tugas yang relevan dalam mengikuti perkembangan zaman yaitu dengan mengerjakan tugas proyek berupa membuat poster dari aplikasi digital yang hasil nya akan di presentasikan ke depan kelas. Pada kemampuan berpikir kreatif siswa akan didapatkan melalui metode test yaitu pretest dan posttest berjumlah 8 soal, sedangkan pada kolaboratif akan didapatkan melalui hasil angket yang terdiri dari 10 pernyataan. Hasil statistik kemampuan berpikir kreatif siswa diperoleh nilai signifikansi 0,000. Berdasarkan uji independent sample t-test nilai sig 2(tailed) kurang dari 0,05 artinya terdapat perbedaan signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatifsiswa. Berdasarkan hasil N Gain 0,60 artinya terdapat pengaruh pembelajaran Project Based Learning dengan kategori efektifitas termasuk kriteria sedang. Hasil statistik kemampuan kolaboratif siswa diperoleh nilai signifikansi 0,007. Berdasarkan uji independent sample t-test nilai sig 2(tailed) kurang dari 0,05 artinya terdapat perbedaan signifikan terhadap kemampuan kolaboratif siswa. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Bevo Wahono, S.Pd., M.Pd., Ph.D. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10976 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Project Based Learning | |
| dc.subject | Kemampuan Berpikir Kreatif | |
| dc.subject | Metode Pembelajaran | |
| dc.title | Pengaruh Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kolaboratif Siswa Biologi di Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) | |
| dc.type | Other |
