Implementasi Ankle Pump Exercise dan Elevasi Kaki 30° pada Pasien CKD dengan Hipervolemia di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal
progresif yang menyebabkan gangguan keseimbangan cairan sehingga memicu
hipervolemia yang ditandai dengan edema dan sesak napas. Kondisi ini dapat
menimbulkan masalah keperawatan hipervolemia yang dapat menyebabkan
komplikasi serius. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah
ankle pump exercise dan elevasi kaki 30° yang bertujuan meningkatkan aliran balik
vena dan mengurangi akumulasi cairan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi
implementasi ankle pump exercise dan elevasi kaki 30° pada pasien CKD dengan
hipervolemia di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan satu partisipan yaitu
Tn. S, yang dirawat di Ruang Kenanga dengan diagnosis CKD, kesadaran compos
mentis, mengalami masalah keperawatan hipervolemia, bersedia menjadi partisipan
dan kooperatif.
Hasil studi kasus menunjukkan partisipan memenuhi 80% tanda mayor dan 4
kriteria minor hipervolemia. Intervensi berupa ankle pump exercise dan elevasi kaki
30° yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut, sebanyak 2 kali sehari dengan
durasi 8-15 menit setiap sesi, disesuaikan dengan kondisi dan toleransi pasien. Hasil
implementasi menunjukkan bahwa hypervolemia berkurang, tujuan tercapai
dengan kriteria evaluasi derajat edema menurun dari +3 menjadi +1, keluhan sesak
napas berkurang hingga tidak dirasakan, output urin meningkat, serta terjadi
penurunan berat badan dari 54,9 kg menjadi 54,6 kg. Selain itu, nilai BUN dan
kreatinin mengalami penurunan, menunjukkan adanya perbaikan keseimbangan
cairan.
Berdasarkan hasil studi kasus ini, intervensi ini efektif dalam menurunkan
derajat edema dan meningkatkan keseimbangan cairan pada pasien CKD dengan
hipervolemia. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai tindakan mandiri perawat
dalam manajemen hipervolemia. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk
memperpanjang waktu implementasi untuk penurunan derajat edema yang optimal.
Description
FINALISASI oleh Arif 2026 Juli 10
