Penerapan Terapi Benson dan Dzikir pada Pasien Pascaoperasi Fraktur dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut di RSUD dr.Haryoto
Loading...
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Fraktur merupakan gangguan kontinuitas tulang yang mayoritas
disebabkan oleh trauma fisik seperti kecelakaan lalu lintas, di mana penanganan
fraktur melalui tindakan bedah operasi sering kali menimbulkan masalah
keperawatan berupa nyeri akut akibat kerusakan jaringan. Nyeri yang tidak
terkelola dengan baik berisiko menghambat proses mobilisasi serta pemulihan
fisik pasien, sehingga diperlukan intervensi seperti Relaksasi Benson dan Dzikir.
Tujuan tugas akhir ini untuk mengidentifikasi implementasi Relaksasi Benson dan
Dzikir pada pasien pascaoperasi fraktur dengan masalah keperawatan Nyeri Akut
di Ruang Asparaga RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Metode yang digunakan pada laporan ini berupa studi kasus. Partisipan
studi kasus ini adalah Tn.F, berusia 24 tahun, mengalami pascaoperasi fraktur
femur sinistra, mengalami nyeri akut, maksimal hari pertama pascaoperasi,
beragama islam, dalam keadaan composmentis dan kooperatif, serta bersedia
menandatangi inform consent.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tn. F memenuhi 100% tanda mayor
nyeri akut yaitu mengeluh nyeri, meringis, bersikap protektif, gelisah, frekuensi
nadi mengingkat dan sulit tidur, serta 1 tanda minor yaitu tekanan darah
meningkat. Intervensi yang diberikan adalah Relaksasi Benson dan Dzikir, yang
dilakukan selama 3 hari berturut-turut, 2 kali sehari dengan durasi 20-35 menit
dalam tiap sesinya. Hasil implementasi menunjukkan bahwa masalah nyeri akut
menurun, ditandai dengan partisipan mengatakan nyeri pada area operasi
berkurang, kualitas tidur membaik, tidak k gelisah, tidak bersikap protektif pada
luka operasi, frekuensi nadi dan tekanan darah membaik.
Penelitian ini menunjukkan bahwa Relaksasi Benson dan Dzikir terbukti
dapat menurunkan nyeri akut sekaligus memberikan efek relaksasi pada pasien
pascaoperasi fraktur, sehingga layak dipertimbangkan untuk diterapkan sebagai
intervensi keperawatan pada pasien pascaoperasi fraktur yang mengalami nyeri
akut. Bagi peneliti selanjutnya, dapat mempertimbangkan waktu dan durasi
pelaksanaan yang lebih panjang agar efektivitas Relaksasi Benson dan Dzikir
dalam menurunkan nyeri akut meningkat.
Description
Validasi file repositori 09 Juli 2026_Firli
