Penerapan Terapi Benson dan Dzikir pada Pasien Pascaoperasi Fraktur dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut di RSUD dr.Haryoto
| dc.contributor.author | Clarista Zidni Asfa Munaya Alfarisi | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-09T07:32:43Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-05 | |
| dc.description | Validasi file repositori 09 Juli 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Fraktur merupakan gangguan kontinuitas tulang yang mayoritas disebabkan oleh trauma fisik seperti kecelakaan lalu lintas, di mana penanganan fraktur melalui tindakan bedah operasi sering kali menimbulkan masalah keperawatan berupa nyeri akut akibat kerusakan jaringan. Nyeri yang tidak terkelola dengan baik berisiko menghambat proses mobilisasi serta pemulihan fisik pasien, sehingga diperlukan intervensi seperti Relaksasi Benson dan Dzikir. Tujuan tugas akhir ini untuk mengidentifikasi implementasi Relaksasi Benson dan Dzikir pada pasien pascaoperasi fraktur dengan masalah keperawatan Nyeri Akut di Ruang Asparaga RSUD dr. Haryoto Lumajang. Metode yang digunakan pada laporan ini berupa studi kasus. Partisipan studi kasus ini adalah Tn.F, berusia 24 tahun, mengalami pascaoperasi fraktur femur sinistra, mengalami nyeri akut, maksimal hari pertama pascaoperasi, beragama islam, dalam keadaan composmentis dan kooperatif, serta bersedia menandatangi inform consent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tn. F memenuhi 100% tanda mayor nyeri akut yaitu mengeluh nyeri, meringis, bersikap protektif, gelisah, frekuensi nadi mengingkat dan sulit tidur, serta 1 tanda minor yaitu tekanan darah meningkat. Intervensi yang diberikan adalah Relaksasi Benson dan Dzikir, yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut, 2 kali sehari dengan durasi 20-35 menit dalam tiap sesinya. Hasil implementasi menunjukkan bahwa masalah nyeri akut menurun, ditandai dengan partisipan mengatakan nyeri pada area operasi berkurang, kualitas tidur membaik, tidak k gelisah, tidak bersikap protektif pada luka operasi, frekuensi nadi dan tekanan darah membaik. Penelitian ini menunjukkan bahwa Relaksasi Benson dan Dzikir terbukti dapat menurunkan nyeri akut sekaligus memberikan efek relaksasi pada pasien pascaoperasi fraktur, sehingga layak dipertimbangkan untuk diterapkan sebagai intervensi keperawatan pada pasien pascaoperasi fraktur yang mengalami nyeri akut. Bagi peneliti selanjutnya, dapat mempertimbangkan waktu dan durasi pelaksanaan yang lebih panjang agar efektivitas Relaksasi Benson dan Dzikir dalam menurunkan nyeri akut meningkat. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Laili Nur Azizah, S.Kep. Ners. M.Kep. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10864 | |
| dc.language.iso | tr | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Fraktur | |
| dc.subject | Nyeri Akut | |
| dc.subject | Relaksasi Benson | |
| dc.subject | Dzikir | |
| dc.title | Penerapan Terapi Benson dan Dzikir pada Pasien Pascaoperasi Fraktur dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut di RSUD dr.Haryoto | |
| dc.type | Other |
