Strategi Pengembangan Eduwisata Agribisnis Pada Jember Tin Garden di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Eduwisata Jember Tin Garden (JTG) merupakan eduwisata dengan
komoditas buah tin yang berada di Kecamatan Sumbersari yang memiliki kegiatan
usaha budidaya buah tin dari hulu sampai hilir dan berbasis eduwisata. Eduwisata
JTG membuka edukasi mengenai komoditas buah tin, berkerjasama untuk memberi
edukasi kepada pengunjung mengenai hulu samapi hilir buah tin. Edukasi yang
diberikan kepada pengunjung dimulai dari budidaya buah tin, pengolahan produk
olahan buah tin, hingga pemasaran. Pemerintah Kabupaten Jember mengharapkan
eduwisata JTG menjadi icon Kabupaten Jember sebagai eduwisata komoditas unik
dan langka yaitu buah tin dan dapat memberi pengetahuan mengenai buah tin.
Program agribisnis buah tin yang berbasis eduwisata di Kecamatan Sumbersari
masih perlu dikembangkan karena banyaknya kendala yang dialami oleh eduwisata
JTG, salah satunya sarana prasarana yang masih kurang seperti belum adanya hall
pertemuan dan tempat display produk olahannya. Tujuan penelitian adalah 1) untuk
mengetahui strategi pengembangan eduwisata agribisnis pada Jember Tin Garden
di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, 2) untuk mengetahui prioritas strategi
untuk pengembangan eduwisata agribisnis pada Jember Tin Garden di Kecamatan
Sumbersari Kabupaten Jember.
Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian adalah
purposive sampling. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian
adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang
digunakan pada penelitian ini yaitu analisis SWOT dan analisis AHP digunakan
untuk menganalisis strategi pengembangan dan prioritas strategi pengembangan
agribisnis eduwisata JTG di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember
Berdasarkan analisis SWOT terdapat tujuh alternatif strategi, meliputi : (1)
melakukan promosi berbasis prestasi dan keunikan/kelangkaan komoditas buah tin, (2) menggencarkan pengembangan paket eduwisata inklusif (3) melakukan
kolaborasi dengan komunitas lokal, (4) melibatkan kerjasama dengan pemerintah
terkait pendanaan, (5) melibatkan masyarakat/komunitas sebagai wadah promosi,
(6) pengendalian hama berbasis SDM, (7) melakukan diversifikasi minimalisir
risiko hama. Alternatif strategi berdasarkan analisis AHP, diambil dari strategi SO
analisis SWOT kriteria yang menjadi prioritas dalam pengembangan eduwisata
JTG di Kabupaten Jember dengan nilai 0,608 yaitu kriteria daya tarik eduwisata
sedangkan alternatif yang menjadi prioritas strategi pengembangan eduwisata JTG
dengan nilai 0,367 adalah menggencarkan pengembangan paket eduwisata inklusif.
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 30 juni 2026
