Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Miana (Coleus scutellarioides) terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Faculty of Pharmacy
Abstract
Sebagai upaya untuk melawan infeksi bakteri, pemakaian antibiotik telah
menjadi salah satu metode utama dan efektif. Namun, jika tidak digunakan dengan
tepat akan menyebabkan bakteri resisten. Akibatnya efektivitas pengobatan
menurun dan infeksi menjadi lebih sulit untuk disembuhkan. Pseudomonas
aeruginosa merupakan patogen oportunistik yang kerap menimbulkan beragam
infeksi nosokomial, termasuk infeksi saluran kemih karena penggunaan kateter dan
pneumonia yang berhubungan dengan ventilator.
Tanaman miana (Coleus scutellarioides) merupakan tumbuhan berbunga
yang tergolong dalam famili Lamiaceae dan berasal dari benua Asia. Pada wilayah
asia tenggara miana digunakan oleh orang Filipina sebagai obat tetes mata (oftalmia
dan konjungtivitas), sakit kepala, pengobatan luka akibat perdarahan, pencernaan
dan sinusistis. Daun C. scutellarioides memiliki kandungan flavonoid, terpenoid,
alkaloid, serta tanin, dengan flavonoid sebagai konstituen dominan.
Dalam penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol
daun miana terhadap bakteri P. aeruginosa untuk mengetahui aktivitas antibakteri
dari ekstrak etanol Coleus scutellarioides dengan mengetahui nilai zona hambat
ekstrak. Proses ekstraksi daun miana menggunakan metode ultrasonikasi. Metode
difusi sumuran digunakan untuk menguji aktivitas antibakteri, dengan gentamisin
sebagai kontrol positif dan DMSO 2% v/v sebagai kontrol negatif. Aktivitas
antibakteri lalu diukur berdasarkan diameter zona hambat yang terbentuk sebagai
indikator efektivitas antibakteri.
Hasil uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi sumuran dilakukan pada
tiga variasi konsentrasi, yaitu 7,5; 10; dan 20% b/v menghasilkan diameter zona
hambat secara bertutut-turut 3,48±0,1; 4,53±0,53; 5,38±0,54 mm. Hasil analisis
statistik menggunakan metode One Way ANOVA menunjukkan bahwa ekstrak daun
miana mempunyai aktivitas antibakteri terhadap P. aeruginosa dimana urutan
aktivitas antibakteri dari yang terbesar adalah ekstrak daun miana konsentrasi 20%,
10%, dan 7,5% b/v. Aktivitas antibakteri ekstrak miana pada konsentrasi 10% dan
20% tidak berbeda bermakna.
Description
Approved by Teddy
