Show simple item record

dc.contributor.advisorLESMONO, Albertus Djoko
dc.contributor.advisorPRASTOWO, Sri Handono Budi
dc.contributor.authorMAULIDIA, Alvi
dc.date.accessioned2020-03-31T01:36:45Z
dc.date.available2020-03-31T01:36:45Z
dc.date.issued2020-01-28
dc.identifier.nimNIM160210102059
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/97503
dc.description.abstractLogam argentum (Ag) atau yang biasa dikenal oleh masyarakat dengan sebutan perak merupakan salah satu logam yang dapat dijadikan sebagai perhiasan. Logam perak berwarna putih mengkilat, memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat dunia. Terkait dengan pembuatan logam argentum (Ag) sendiri tidak semua logam argentum di alam yang begitu murni, pasti pada logam perak tersebut terdapat campuran unsur lain. Logam cuprum (Cu) disebut juga sebagai tembaga, yang memiliki karakteristik logam yang berwarna coklat kekuningan mengkilat pada umumnya. Logam tembaga merupakan salah satu logam yang dicampurkan dengan perak untuk menghasilkan logam campuran yang lebih keras dan lebih kuat dari perak murninya. Ketika beberapa logam ditimbang dan diukur volumenya, maka logam tersebut memiliki nilai massa jenis yang bisa berbedabeda, hal ini diakibatkan oleh kerapatan molekul pada logam yang berbeda-beda pula. Logam perak(Ag) dan logam tembaga(Cu) juga memiliki nilai massa jenis yang berbeda, apabila dari kedua logam tersebut digabung menjadi satu dengan perbandingan massa yang berbeda-beda, maka hal ini akan memberikan hasil nilai massa jenis yang berbeda-beda tergantung pada tingkat kemurnian dari perak dan tembaga masing-masing. Metode penelitian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian secara langsung di tempat yaitu di desa Gesang, kec. Tempeh, kab Lumajang. Penelitian dengan cara membuat logam perak murni dan logam campuran perak tembaga dengan prosentase yang berbeda-beda. Kemurnian logam campuran yang pertama dengan 100% logam perak, 0% logam tembaga. Kemurnian logam campuran kedua dengan 90% logam perak dan 10% logam tembaga dan seterusnya hingga campuran logam kelima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nilai massa jenis logam perak tembaga (AgCu) pada berbagai tingkat kemurnian Ag. Hubungan kemurnian campuran argentum cuprum (AgCu) berbanding terbalik dengan besarnya nilai massa jenis logam campuran tersebut. Semakin besar kemurnian logam tembaga (Cu) pada logam perak (Ag), maka semakin kecil nilai massa jenis pada logam campuran tersebut. Sebaliknya juga, apabila semakin kecil kemurnian logam tembaga (Cu) pada logam perak (Ag), maka akan semakin besar harga massa jenisnya.en_US
dc.language.isoInden_US
dc.publisherFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANen_US
dc.subjectLogam argentumen_US
dc.subjectMassa Jenisen_US
dc.subjectPengukuranen_US
dc.subjectLogam Argentum Cuprumen_US
dc.titlePenentuan Nilai Massa Jenis Logam Argentum Cuprum (AgCu) Pada Berbagai Tingkat Kemurnian Agen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.prodiPendidikan Fisika
dc.identifier.kodeprodi0210102


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record