Show simple item record

dc.contributor.authorDewi Anggraeni, Rosita
dc.date.accessioned2013-07-19T01:33:55Z
dc.date.available2013-07-19T01:33:55Z
dc.date.issued2013-07-19
dc.identifier.nimNIM052110101019
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/688
dc.description.abstractPenelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain case control. Populasinya adalah seluruh penderita kusta tipe Multi Bassiler yang Release From Treatment maupun Non Release From Treatment sebesar 27 penderita. Variabel bebasnya adalah faktro internal yang terdiri dari usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan dan sikap; faktor eksternal yang terdiri dari dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dukungan tokoh masyarakat dan akses terhadap pelayanan kesehatan. Variabel terikatnya adalah Non Release From Treatment. Analisis yang digunakan adalah dengan statistik deskriptif. Hasil ix penelitian didapatkan bahwa faktor yang mempengaruhi Non Release From Treatment penderita kusta tipe Multi Bassiler adalah faktor internal yang terdiri dari umur (OR=0,15), pekerjaan (OR=0,31) dan sikap (OR=4); faktor eksternal yang terdiri dari dukungan keluarga (OR=1,8) dan akses terhadap pelayanan kesehatan (OR=0,63). Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh umur penderita kusta terhadap Non Release From Treatment. Tida ada pengaruh jenis kelamin penderia kusta terhadap Non Release From Treatment. Tidak ada pengaruh pekerjaan penderita kusta terhadap Non Release From Treatment. Tidak ada pengaruh pendidikan penderita kusta terhadap Non Release From Treatment. Tidak ada pengaruh pengetahuan penderita kusta terhadap Non Release From Treatment. Terdapat pengaruh sikap penderita kusta terhadap Non Release From Treatment. Risiko Non Release From Treatment penderita kusta tipe Multi Bassiler 4 kali pada penderita yang memiliki sikap negatif daripada penderita yang memiliki sikap positif. Terdapat pengaruh dukungan keluarga penderita kusta tipe Multi Bassiler 1,8 kali pada penderita yang tidak mendapat dukungan dari keluarga daripada penderita yang mendapat dukungan dari keluarga. Dari hasil penelitian ini dapat disarankan agar dalam meningkatkan kinerja petugas, memperhatikan faktor motivasi petugas, intensif bagi petugas dan pembinaan peningkatan kemampuan maupun dukungan terhadap petugas yang berkesinambungan. Puskesmas diharapkan lebih mengoptimalkan sosialisasi dengan penyuluhan kepada masyarakat sesuai dengan sosio kultural masyarakat setempat yaitu dengan melibatkan dukungan tokoh masyarakat dan penggunaan bahasa Madura dalam proses penyuluhan kesehatan sehingga pemahaman penderita mengenai pengobatan kusta sesuai dengan yang disampaikan petugas kesehatan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries052110101019;
dc.subjectNon Release From Treatment, Penderita Kusta Tipe Multi Bassileren_US
dc.titleFAKTOR YANG MEMPENGARUHI NON RELEASE FROM TREATMENT PENDERITA KUSTA TIPE MULTI BASSILER DI KECAMATAN JENGGAWAH KABUPATEN JEMBER TAHUN 2008en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record