Show simple item record

dc.contributor.authorWahyu Effendy
dc.date.accessioned2014-01-28T06:26:52Z
dc.date.available2014-01-28T06:26:52Z
dc.date.issued2014-01-28
dc.identifier.nimNIM030210102299
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/26363
dc.description.abstractProses pembelajaran fisika menghendaki aktivitas siswa dalam proses berpikir dan mencari pemahaman akan objek, menganalisis, dan mengkonstruksi pengetahuan tersebut, sehingga terbentuk pengetahuan baru dalam diri individu. Penggunaan suatu model pembelajaran yang dibangun dengan suasana demokratis, dialogis dan menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari merupakan salah satu model yang sesuai dalam pembelajaran fisika. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model pembelajaran fisika yang dapat mengaktifkan siswa dan meningkatkan motivasi belajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran fisika adalah model Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB). Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) apakah model Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) efektif diterapkan dalam pembelajaran fisika di SMP ?, (2) adakah perbedaan yang signifikan antara hasil belajar fisika siswa menggunakan model Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dan menggunakan model pembelajaran konvensional pada pembelajaran fisika di SMP ?. Tujuan penelitian ini ialah: (1) untuk mengetahui apakah model Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) efektif diterapkan dalam pembelajaran fisika di SMP, (2) untuk mengkaji apakah ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar fisika yang menggunakan model viii Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran fisika di SMP. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 9 Jember. Responden penelitian ditentukan secara cluster random yaitu kelas VIII A sebagai kelas control dan VIII B sebagai kelas eksperimen. Rancangan penelitian menggunakan one group pre-test and post-test design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan: (1) uji efektifitas untuk mengetahui efektifitas pembelajaran Model SPPKB, (2) t-test (independent samples ttest) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika antara model SPPKB dengan dan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan probabilitas sebesar 0,017. Oleh karena probabilitas lebih kecil dari 0,05 (0,017 < 0,05), maka H diterima. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar fisika siswa pokok bahasan Alat-alat Optik yang menggunakan model Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 9 Jember tahun pelajaran 2006/2007. Pada uji efektifitas pembelajaran menggunakan Model SPPKB diperoleh persentase 54,59%, angka ini masuk dalam kategori cukup efektif. Kesimpulan pada penelitian ini adalah: (1) model Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) cukup efektif dalam pembelajaran fisika, (2) ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar menggunakan model Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dan dengan pembelajaran konvensional.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries030210102299;
dc.subjectfisikaen_US
dc.titlePENERAPAN MODEL STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR (SPPKB) DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SISWA SMPen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record