Show simple item record

dc.contributor.authorGilang Prestasi
dc.date.accessioned2014-01-28T03:35:56Z
dc.date.available2014-01-28T03:35:56Z
dc.date.issued2014-01-28
dc.identifier.nimNIM071903103022
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/26149
dc.description.abstractBatako adalah bahan konstruksi yang terbuat berbasis perekat semen, sedangkan agregatnya pada pembuatan batako konvensional, berupa: pasir dan batu(kerikil). Batako umumnya banyak digunakan di bidang konstruksi dalam pembangunan rumah, gedung, jembatan, konstruksi jalan dan lain-lain. Batako difokuskan sebagai konstruksi-konstruksi dinding bangunan non struktural, yaitu sebagai dinding pengisi yang harus diperkuat dengan rangka yang terdiri dari kolom dan balok beton bertulang yang dicor dalam lubang-lubang batako dan perkuatan dipasang pada sudut-sudut, pertemuan dan persilangan. Penambahan Abu Ampas Tebu yaitu bahan limbah pabrik dalam komposisi batako berlubang merupakan langkah pengoptimalan pemanfaatan bahan lokal guna mengurangi penggunaan bahan ikat semen portland. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sifat fisik dan karakteristik bahan susun batako berlubang, berupa pengukuran tampak luar, pengukuran lubang, kuat tekan dan nilai serapan air pada bata beton berlubang dengan penambahan abu ampas tebu pada variasi komposisi yang direncanakan. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah dapat diketahui pengaruh penambahan abu ampas tebu dalam pembuatan batako berlubang, dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembuatan batako berlubang, hasil penelitian dapat kembangkan pada dunia usaha sebagai salah satu alternatif bahan bangunan. Proporsi campuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1PC:10Psr:tanpaAAT ; 0,9PC:10Psr:0,1AAT ; 0,8PC:10Psr:0,2AAT ; 0,7PC:10Psr:0,3AAT ; 0,6PC:10Psr:0,4AAT ; 0,5PC:10Psr:0,5AAT. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan dan serapan air. Benda uji dibuat sebanyak 5 buah dalam tiap perbandingan campuran batako berlubang, pada masing-masing pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perbandingan campuran 0,7PC:10Psr:0,3AAT dicapai kuat tekan rata-rata batako berlubang tertinggi yaitu 18,25 kg/cm 2 dan penyerapan air rata-rata 12,93 %. Penambahan abu ampas tebu pada batako berlubang sampai pada perbandingan campuran 0,5PC:10Psr:0,5AAT terus mengalami penurunan mutu, dikarenakan fungsi abu ampas tebu yang semula menjadi pozzolanik berubah menjadi filler sehingga hanya semen yang berfungsi sebagai pengikat partikel pada campuran. Begitu pula dengan penyerapan air terus mengalami kenaikan dikarenakan abu ampas tebu begitu cepat menyerap air.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries071903103022;
dc.subjectABU, AMPAS TEBUen_US
dc.titlePENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU PADA CAMPURAN BATAKO SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN DITINJAU DARI PROPORSI CAMPURANNYAen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record