Show simple item record

dc.contributor.authorIta Anisah Kusuma Wardani
dc.date.accessioned2014-01-27T04:21:04Z
dc.date.available2014-01-27T04:21:04Z
dc.date.issued2014-01-27
dc.identifier.nimNIM050210301165
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/25139
dc.description.abstractModel pembelajaran kooperatif tipe TAI merupakan salah satu model pembelajaran yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran, namun mereka tetap bisa belajar secara individu. Model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada dasarnya memiliki tujuh komponen yaitu Teams, Placement test, Team study, Teaching group, Team scores and team recognition, Fact test, dan Whole-Class unit. Adapun langkah langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI dalam penelitian ini antara lain guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah disiapkan oleh guru; guru memberikan pre tes sebagai apersepsi; guru membentuk beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa dengan kemampuan yang berbeda; hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok.; guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman, mengarahkan, dan memberikan penegasan tentang materi pelajaran yang telah dipelajari. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model Team Assisted Individualization (TAI) dan pembelajaran konvensional dalam mata pelajaran ekonomi (Pokok Bahasan Permintaan dan Penawaran pada siswa Kelas X SMAN 1 Tanggul Tahun Ajaran 2009/2010). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang terdiri dari 6 kelas dan sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas. Untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol terlebih dahulu dilakukan uji homogenitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, wawancara, dan tes. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t. Sebagai persyaratan analisis dilakukan uji homogenitas dan uji normalitas. Hasil analisis data tes diperoleh t hitung =3,13 dan t tabel = 1,67 sehingga t viii hitung > t tabel maka H diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif model TAI dan pembelajaran konvensional. Hasil belajar ranah afektif menunjukkan adanya partisipasi aktif siswa mengalami peningkatan pada tiap-tiap pertemuan. Peningkatan hasil belajar ranah afektif siswa berkisar antara 10% sampai 15%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model kooperatif tipe TAI lebih baik bila dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, metode Team Assisted Individualization (TAI) dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengaktifkan siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries050210301165;
dc.subjectHasil Belajar, Pembelajaran kooperatif model Team Assisted Individualization (TAI), Pembelajaran konvensionalen_US
dc.titlePERBEDAAN PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI ( Pokok Bahasan Permintaan dan Penawaran pada siswa Kelas X SMAN 1 Tanggul Tahun Ajaran 2009/2010 )en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record