EFEKTIVITAS KONSENTRASI DAN FREKUENSI PEMBERIAN TEH KOMPOS LIMBAH KULIT KOPI DAN AIR KELAPA DALAM MENINGKATKAN KEBERHASILAN BUNGA KAKAO MENJADI BUAH
Abstract
Penelitian tentang efektivitas konsentrasi dan frekuensi pemberian teh
kompos limbah kulit kopi dan air kelapa dalam meningkatkan keberhasilan bunga
kakao menjadi buah bertujuan untuk mengetahui : (1) konsentrasi teh kompos
berbahan dasar kulit kopi dan air kelapa yang optimal untuk meningkatkan
keberhasilan bunga kakao menjadi buah, (2) frekuensi pemberian teh kompos
yang tepat terhadap keberhasilan bunga kakao menjadi buah, (3) adanya interaksi
antara konsentrasi dan frekuensi pemberian teh kompos terhadap tingkat
keberhasilan bunga kakao menjadi buah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun PT.
Perkebunan Nusantara XII (PERSERO) UUS. Kendeng Lembu, Kecamatan
Glenmore Kabupaten Banyuwangi, terhitung sejak awal November 2009 sampai
dengan Maret 2010.
Perlakuan dalam penalitian ini terdiri atas 2 faktor : (1) frekuensi
pemberian pupuk, F1 : 12 hari sekali, F2 : 8 hari sekali, F3 : 4 hari sekali ; (2)
konsentrasi pemberian pupuk, K0 : 0%, K1 : 5%, K2 : 10%, K3 : 15% dalam 500
ml air per pohon. Penelitian ini disusun secara faktorial yang diulang sebanyak 3
kali, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dilanjutkan dengan Uji
Duncan α 5% jika dalam perlakuan menunjukkan berbeda nyata. Faktor frekuensi
pemberian teh kompos tidak efektif dalam meningkatkan keberhasilan bunga
kakao menjadi buah, sedangkan faktor konsentrasi efektif dalam meningkatkan
keberhasilan bunga kakao menjadi buah, khususnya pada parameter bunga kakao
menjadi buah muda
Collections
- UT-Faculty of Agriculture [4334]