Penerapan Logika Fuzzy Mamdani pada Sistem Pendukung Keputusan Penerima Program Keluarga Harapan (Studi Kasus Desa Pondoknongko, Kabat, Banyuwangi)
Abstract
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program bantuan
sosial keluarga miskin yang memenuhi syarat ketentuan. Pelaksanaan Program
keluarga harapan diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan. Namun tidak
semua daerah di Indonesia tepat sasaran dalam menentukan penerima PKH. Banyak
daerah-daerah yang telah mendapatkan program PKH salah satunya kabupaten
Banyuwangi. Pondoknongko merupakan salah satu desa yang terkendala dalam
pelaksanaan PKH. Penentuan penerima PKH dilakukan oleh perangkat desa
melalui kegiatan meninjau langsung keadaan keluarga calon penerima bantuan.
Kelayakan penerima dapat ditentukan dengan kriteria keluarga miskin. Mengatasi
permasalahan penentuan penerima program keluarga harapan dapat menggunakan
sistem pendukung keputusan dengan logika fuzzy metode Mamdani.
Penelitian ini menggunakan data dari hasil validasi yang dilakukan oleh
perangkat desa dan pendamping di Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat,
Kabupaten Banyuwangi. Pengambilan data dari kriteria penerima PKH yaitu
variabel input penghasilan, aset, status rumah, luas rumah, kondisi lantai, dan
kondisi dinding. Sedangkan output pada penelitian yaitu tingkat kelayakan dengan
kategori sangat membutuhkan, membutuhkan, dan belum membutuhkan.
Penerapan logika fuzzy metode Mamdani dilakukan dengan membuat program
menggunakan software Matlab. Metode fuzzy Mamdani terdiri dari empat langkah
yaitu fuzzifikasi, fungsi implikasi, komposisi aturan, dan defuzzifikasi.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada 90 data keluarga penerima PKH
terdapat 8 data bantuan yang tidak tepat sasaran. Sedangkan dari 10 data keluarga
bukan penerima PKH terdapat 8 data keluarga membutuhkan bantuan. Hasil akurasi
sistem dari 100 data di Desa Pondoknongko didapatkan akurasi sebesar 84%.