Pemetaan Kualitas Air Tanah Berdasarkan Analisis Geospasial Standar Baku Mutu dengan Tinjauan Geologi di Pesisir Selatan Jember
Abstract
Hasil observasi di pesisir selatan Jember menunjukkan bahwa terdapat perbedaan karakteristik air tanah pada beberapa sumur galian warga yaitu ada yang tawar dan payau. Berdasarkan temuan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian ini adalah mengkaji dan memetakan kualitas air tanah berdasarkan standar baku mutu dengan tinjauan geologi di pesisir selatan Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui survei untuk mengetahui kualitas air tanah yang digunakan untuk air minum di Kawasan Pesisir Selatan Jember dengan parameter yang diuji meliputi TDS, bau, rasa, pH, Sulfat, Khlorida, dan Kesadahan. Hasil kualitas air tanah pada pesisir selatan Kabupaten Jember menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji parameter fisika dan parameter kimia sebagian besar sampel air berkualitas layak minum. Hasil pemetaan kualitas air tanah dengan tinjauan geologi berdasarkan peta geologi lembar Jember menunjukkan 47 km2 (17,8 %) wilayah tidak layak minum berada pada dataran aluvium berselingan dengan formasi puger berupa gampingan yang memiliki porositas dan permeabilitas tinggi, dan 227 km2 (82,2 %) wilayah layak minum berada pada geologi sisipan batu pasir dan lempung dengan porositas dan permeabilitas rendah.