Peran Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di TK Kartika IV-73
Abstract
Kurikulum menjadi salah satu faktor penunjang mutu Pendidikan yang
secara dinamis akan berubah dengan perkembangan zaman. Pemerintah
menerbitkan Kurikulum Merdeka untuk pemulihan pembelajaran yang disebabkan
learning loss. Kurikulum Merdeka pada jenjang anak usia dini pada proses
pembelajaran diterapkan pada “merdeka belajar, merdeka bermain”. Hal pokok
merdeka belajar dituangkan dalam kebebasan dalam mengekspresikan dan
mengeksplorasi ide, gagasan dan imajinasi nya. Pembelajaran yang dikonsep
dengan landasan menyenangkan, realistis, lebih mendalam dan interaktif.
Implementasi Kurikulum Merdeka tidak lepas dari peran guru. Guru memiliki peran
penting dalam tugas merancang pembelajaran sesuai dengan pedoman penerapan
Kurikulum Merdeka. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di
TK Kartika IV-73 Kurikulum Merdeka mulai diterapkan pada tahun ajaran
2023/2024. Implementasi Kurikulum Merdeka yang diterapkan di masing-masing
kelas berbeda. Setiap guru memiliki metode pembelajaran dan kegiatan yang
bervariatif antar kelas. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk meneliti
Peran Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di TK Kartika IV-73.
Berdasarkan uraian tersebut, rumusan masalah penelitian ini yakni: Bagaimana
Peran Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di TK Kartika IV-73
Kabupaten Jember?
Subjek penelitian ini yaitu guru dan kepala sekolah TK Kartika IV-73
Jember. Jenis penelitian ini dengan metode deskriptif kualitatif. Metode
pengumpulan data yang dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni proses pengumpulan data,
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian di TK Kartika IV-73 Jember tentang peran
guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka sebagai peran developers,
implementers, adapters dan researchers. Guru sebagai developers berperan dalam
tim penyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan yang memberikan
masukan untuk perencanaan kegiatan harian, perangkat ajar, media dan alat
pembelajaran, mengkategorikan hari-hari efektif dan hari kegiatan lain, kegiatankegiatan di luar jam pembelajaran, pertemuan rutin (rapat maupun parenting orang
tua), tema pembelajaran, materi dan jadwal Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila (P5). Guru sebagai implementers berperan penuh dalam strategi maupun
metode yang digunakan di dalam kelas masing-masing. Guru sebagai researchers
guru berperan mengumpulkan data capaian anak berupa ceklis dan catatan anekdot
setiap hari, juga portofolio pada waktu tertentu. Namun data tersebut belum
digunakan dalam evaluasi perkembangan anak. Evaluasi dilakukan berdasarkan
pengalaman sehari-hari. Evaluasi ditentukan berdasarkan masukan sesama guru dan
terinspirasi dari Platform Merdeka Mengajar. Guru sebagai adapters ditunjukkan
pada peran menyelaraskan pemilihan materi P5 dengan kearifan lokal dan budaya
setempat. Namun adaptasi belum dilakukan untuk bakat, minat dan kebutuhan
khusus anak.