Show simple item record

dc.contributor.authorPUTRI, Kristin Ampudan Anggi
dc.date.accessioned2025-02-20T03:13:21Z
dc.date.available2025-02-20T03:13:21Z
dc.date.issued2024-07-09
dc.identifier.nim202110101112en_US
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/125462
dc.descriptionFinalisasi unggah file repositori tanggal 20 Februari 2025_Kurnadien_US
dc.description.abstractPada masa neonatal, bayi menghadapi risiko kematian tertinggi pada bulan pertama kehidupannya. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa sekitar 15% dari total angka kematian neonatal secara global disebabkan oleh Neonatal Respiratory Distress Syndrome (NRDS). Neonatal respiratory distress syndrome adalah sebuah sindrom gangguan pernapasan pada bayi baru lahir yang terjadi ketika paru-paru bayi tidak mampu menyediakan oksigen yang cukup sehingga menyebabkan kesulitan bernapas. Sindrom ini disebabkan oleh imaturitas paru yang mengakibatkan kurangnya produksi surfaktan. Defisiensi surfaktan akan meningkatkan tegangan di permukaan alveolus selama ekspirasi sehingga dapat menyebabkan kolaps alveolus pada akhir ekspirasi. Penderita NRDS dapat mengalami komplikasi yang berdampak serius pada bayi, seperti infeksi, kerusakan paru-paru, hingga kematian neonatal. Beberapa faktor risiko NRDS yaitu prematuritas, jenis kelamin laki-laki, berat bayi lahir rendah, primipara, riwayat ketuban pecah dini, dan riwayat diabetes melitus gestasional. Namun, masih terdapat perbedaan hasil pada penelitian terdahulu sehingga diperlukan kajian lebih lanjut terkait hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan faktor bayi (jenis kelamin, berat bayi lahir, dan prematuritas) dan faktor ibu (paritas, Ketuban Pecah Dini (KPD), dan Diabetes Melitus Gestasional (DMG)) dengan kejadian NRDS, serta menganalisis determinan NRDS di RSD dr. Soebandi Jember pada tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional case-control dengan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilaksanakan di RSD dr. Soebandi Jember pada Maret-Juni 2024. Populasi kelompok kasus pada penelitian ini adalah seluruh bayi yang mengalami NRDS di RSD dr. Soebandi Jember pada tahun 2022 dan populasi kelompok kontrol pada penelitian ini adalah seluruh bayi yang mengalami sesak selain NRDS di RSD dr. Soebandi Jember pada tahun 2022. Perbandingan sampel kelompok kasus dan kelompok kontrol adalah 1:1 sehingga penelitian ini menggunakan 89 sampel kasus dan 89 sampel kontrol. Sumber data pada penelitian ini adalah rekam medis bayi dan ibu bayi yang dikumpulkan melalui studi dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis secara univariat menggunakan metode deskriptif, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Berdasarkan faktor bayi, pada kelompok kasus, sebanyak 76,4% responden berjenis kelamin laki-laki, sebanyak 96,6% responden berada dalam kategori berat lahir rendah, dan sebanyak 94,4% responden lahir prematur. Pada kelompok kontrol, sebanyak 15,7% responden berjenis kelamin laki-laki, sebanyak 51,7% responden berada dalam kategori berat lahir rendah, dan sebanyak 40,4% responden lahir prematur. Berdasarkan faktor ibu, pada kelompok kasus, sebanyak 62,9% responden merupakan ibu primipara, sebanyak 38,2% responden mengalami KPD, dan sebanyak 21,3% responden mengalami DMG. Pada kelompok kontrol, sebanyak 28,1% responden merupakan ibu primipara, sebanyak 18,0% responden mengalami KPD, dan sebanyak 6,7% responden mengalami DMG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian NRDS dengan jenis kelamin laki-laki (p-value <0,001; OR 17,347; 95% CI 8,180-36,785), berat lahir rendah (p-value <0,001; OR 26,797; 95% CI 7,880-91,124), kelahiran prematur (p-value <0,001; OR 24,733; 95% CI 9,130-67,004), primipara (p-value <0,001; OR 4,344; 95% CI 2,310-8,168), KPD (p-value 0,003; OR 2,820; 95% CI 1,415-5,621), dan DMG (p-value 0,008; OR 3,755; 95% CI 1,421-9,919). Berdasarkan hasil analisis multivariat, diketahui bahwa variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian NRDS adalah jenis kelamin (OR 32,536; 95% CI 9,512-111,296) dan riwayat DMG (OR 13,171; 95% CI 2,098-82,691). Mayoritas responden pada kelompok kasus berjenis kelamin laki-laki, lahir prematur, dan merupakan ibu primipara, sedangkan mayoritas responden pada kelompok kontrol berjenis kelamin perempuan, tidak prematur, dan merupakan ibu multipara. Mayoritas responden baik pada kelompok kasus maupun pada kelompok kontrol memiliki berat lahir yang rendah serta tidak mengalami KPD dan DMG. Jenis kelamin laki-laki, berat lahir rendah, kelahiran prematur, primipara, KPD, dan DMG merupakan faktor risiko kejadian NRDS di RSD dr. Soebandi Jember tahun 2022. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian NRDS di RSD dr. Soebandi Jember tahun 2022 adalah jenis kelamin dan riwayat DMG. Kelemahan penelitian ini adalah nilai CI terlalu lebar yang mengindikasikan kemungkinan adanya bias. Rekomendasi yang dapat diberikan bagi peneliti selanjutnya adalah mempertimbangkan penyakit sesak lainnya sebagai kelompok kontrol, meneliti hubungan komorbid dengan kejadian NRDS, dan memperluas cakupan wilayah riset. Rekomendasi yang dapat diberikan bagi ibu hamil adalah rutin melakukan pemeriksaan antenatal care untuk mendeteksi tumbuh kembang janin dan melakukan skrining bagi ibu primipara untuk menghindari komplikasi persalinan yang dapat mengakibatkan NRDS. Rekomendasi yang dapat diberikan bagi puskesmas dan rumah sakit adalah melakukan intervensi khusus bagi ibu primipara dan ibu yang mengalami DMG untuk mencegah NRDS.en_US
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Candra Bumi, dr., M.Si. DPA: Devi Arine Kusumawardani, S.Keb., M.Kes.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakaten_US
dc.subjectDeterminan Neonatal Respiratory Distress Syndromeen_US
dc.subjectRSD dr. Soebandi Jemberen_US
dc.titleDeterminan Neonatal Respiratory Distress Syndrome di RSD dr. Soebandi Jember Tahun 2022en_US
dc.typeSkripsien_US
dc.identifier.prodiKesehatan Masyarakaten_US
dc.identifier.pembimbing1Dr. Candra Bumi, dr., M.Si.en_US
dc.identifier.pembimbing2Devi Arine Kusumawardani, S.Keb., M.Kes.en_US
dc.identifier.validatorvalidasi_repo_ratna_Februari 2025en_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record