Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Timbal (Pb) pada Kupang (Corbula faba) di Desa Balongdowo Kabupaten Sidoarjo
Abstract
Timbal (Pb) merupakan salah satu logam berat non esensial yang paling berbahaya terhadap kesehatan manusia. Adanya potensi pencemaran Pb di perairan Sidoarjo dan sekitarnya mengakibatkan hasil pangan yang didapat dari perairan juga memiliki potensi untuk tercemar Pb. Kupang merupakan salah satu hasil dari perairan Kabupaten Sidoarjo yang mendominasi setelah ikan bandeng. Kupang putih masih tergolong ke dalam keluarga kerang berukuran kecil yang merupakan biota air berpotensi terkontaminasi logam berat karena sifatnya yang filter feeder. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan lingkungan kandungan Pb pada kupang putih (Corbula faba) di wilayah tengkulak kupang putih Desa Balongdowo, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan metode analisis yang digunakan adalah metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Sampel yang digunakan pada penelitian ini meliputi sampel kupang putih sebanyak 500 gram dari masing-masing tengkulak kupang yang mendapat kupang putih dari 2 perairan berbeda serta sampel masyarakat sebanyak 30 orang. Dari kedua lokasi penangkapan kupang putih didapatkan hasil karakterisasi risiko dengan nilai RQ > 1 yang berarti bahwa pajanan Pb sebesar 1 ppm hingga 2,33 ppm pada masyarakat Desa Balongdowo yang mengonsumsi kupang putih dengan berat badan 59,33 kg, tidak aman untuk frekuensi pajanan 52,143 hari/tahun hingga 37,9 tahun mendatang. Kesimpulan penelitian ini yaitu pajanan non karsinogenik Pb pada kupang putih sudah tidak aman atau berisiko menimbulkan adanya masalah kesehatan.
Collections
- UT-Faculty of Public Health [2283]