Bencana Banjir di Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo Tahun Kabupaten Jember Tahun 2021
Abstract
Skripsi ini membahas Bencana Banjir di Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo
Kabupaten Jember Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan menjelaskan penyebab
terjadinya bencana banjir di Desa Wonoasri, bagaimana proses terjadinya bencana
banjir serta respons pemerintah dan masyarakat Desa Wonoasri, dan dampak dari
bencana banjir di Desa Wonoasri . Metode yang digunakan adalah metode sejarah
meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Pendekatan sosiologi
bencana dan teori manajemen bencana dipilih untuk menyempurnakan interpretasi dan
analisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa banjir awal 2021
di Desa Wonoasri adalah banjir terbesar dan berdampak bagi kehidupan masyarakat.
Penyebab utama yaitu curah hujan yang tinggi di bulan Januari dan jebolnya tanggul
yang berada di timur desa sebagai penahan air di bantaran sungai. Kronologi peristiwa
berawal dari hujan deras dalam waktu 5 hari, sehingga sungai tidak dapat menampung
dan menyebabkan luapan sungai yang berada di utara dan selatan Desa Wonoasri.
Banjir menggenangi pemukiman dan persawahan warga Desa Wonoasri selama dua
hari. Respon pemerintah adalah memberikan bantuan logistik dan memenuhi segala
kebutuhan korban di tempat pengungsian. Dapur umum dan posko kesehatan didirikan
untuk membantu warga desa di tempat pengungsian. Respons masyarakat melalui
organisasi peduli bencana, adanya bantuan logistik, seperti makanan siap saji, beras,
mie, alat mandi dan obat-obatan. Bantuan tersalurkan dengan baik karena kerja sama
antara pemerintah dan masyarakat. Banjir mengakibatkan kerugian yang besar pada
bidang ekonomi, seperti kerusakan infrastruktur, kegagalan panen para petani, dan
menghambat aktivitas perdagangan masyarakat. Bencana banjir mempengaruhi
kehidupan sosial seperti, memunculkan tempat pengungsian, dan trauma terhadap
korban bencana banjir Desa Wonoasri.