Pengaruh Islamic Corporate Governance, Risiko Pembiayaan dan Efisiensi Operasional terhadap Kinerja Zakat Bank Pembiayaan Rakyat Syariah
Abstract
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Islamic Corporate Governance, risiko pembiayaan dan efisiensi operasional terhadap kinerja zakat pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Jenis penelitian ini kuantitatif eksplanatori menggunakan data sekunder laporan triwulanan Desember dan laporan penerapan tata kelola perusahaan. Objek penelitian ini yaitu Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang terdaftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia tahun 2023. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling diperoleh 32 perusahaan. Variabel Islamic Corporate Governance diukur dengan skor ICG disclosure, variabel risiko pembiayaan diukur dengan Non Performing Financing (NPF), variabel efisiensi operasional diukur dengan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan variabel kinerja zakat diukur dengan Zakat Performance Ratio (ZPR). Analisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan software SPSS 23. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan kemampuan variabel independen menerangkan variabel kinerja zakat sebesar 70%, sementara 30% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Hasil uji t diperoleh bahwa nilai probabilitas ICG 0,488, nilai probabilitas NPF 0,00 dan nilai probabilitas BOPO 0,018. Hasil tersebut memberi simpulan bahwa Islamic Corporate Governance yang diproksikan skor ICG disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja zakat (ZPR). Sedangkan risiko pembiayaan (NPF) dan efisiensi operasional (BOPO) berpengaruh signifikan terhadap kinerja zakat (ZPR).