Pengaruh Case Method Disertai Media Visual terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Smp pada Materi Kalor
Abstract
Pengaruh Case Method Disertai Media Visual Terhadap Kemampuan
Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa SMP Pada Materi Kalor;
Denisya Berliana, 190210102073; 2022: 66 halaman; Program studi
Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas
Jember.
Berdasarkan literatur didapatkan informasi bahwa tingkat kemampuan
berpikir kritis dan hasil belajar siswa Indonesia masih tergolong rendah.
Berpikir kritis penting dikembangkan karena dapat meningkatkan kualitas
pemikiran bagi seorang individu untuk terampil menganalisis, menilai, dan
merekonstruksi apa yang dipikirkannya untuk memecahkan masalah.
Rendahnya kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu permasalahan
pendidikan nasional yang perlu untuk segera ditangani agar kualitas peserta
didik Indonesia tidak semakin tertinggal dari negara lain. Salah satu faktor
yang mempengaruhi rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa adalah
metode dan media pembelajaran yang kurang mampu memfasilitasi siswa
dalam belajar. Oleh karena itu, salah satu upaya untuk mendapatkan
kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar sesuai dengan kriteria yang
diinginkan adalah dengan menggunakan metode kasus (case method) disertai
media visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode
kasus (case method) disertai media visual terhadap kemampuan berpikir
kritis dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini berjenis eksperimen dan dilaksanakan di SMP Negeri 2
Silo kelas VII semester gasal tahun 2022/2023. Penentuan tempat penelitian
ini menggunakan purposive sampling area dimana daerah yang dipilih
berdasarkan pertimbangan tertentu yaitu SMP Negeri 2 Silo menjadi tempat
kegiatan kampus mengajar 4 yang telah menerapkan kurikulum 2013 serta
belum pernah diadakan penelitian dengan judul yang sama di sekolah
tersebut. Sampel penelitian pada penelitian ini yaitu kelas VII B sebagai
kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control design. Teknik pengumpulan
data dalam penelitian ini melalui tes kemampuan berpikir kritis dan hasil
belajar. Data yang telah didapatkan dianalisis dengan menggunakan SPSS 26
dengan uji normalitas dan uji statistik untuk mengetahui pengaruh dari
perlakuan yang telah diberikan terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil
belajar siswa. Analisis data yang sudah diuji normalitas diperoleh hasil
signifikan maka dianalisis menggunakan independent sample t-test
sedangkan untuk hasil yang tidak signifikan maka dianalisis menggunakan
uji Mann-Whitney U test.
Hasil penelitian kemampuan berpikir kritis siswa dianalisis
menggunakan uji Mann-Whitney U Test diperoleh nilai sig (2 –tailed) 0,000
lebih kecil dari 0,05. Sesuai dengan pedoman pengambilan keputusan pada
pedoman statistik, nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 sehingga 𝐻0 ditolak
dan 𝐻𝑎 diterima. Dengan demikian hipotesis penelitian terbukti terdapat
perbedaan kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen dan kontrol. Hasil
penelitian hasil belajar siswa yang dianalisis menggunakan uji independent
sample t-test diperoleh nilai sig (2 –tailed) 0,018. Sesuai dengan pedoman
pengambilan keputusan pada pedoman statistik, nilai signifikan lebih kecil
dari 0,05 sehingga 𝐻0 ditolak dan 𝐻𝑎 diterima. Dengan demikian hipotesis
penelitian terbukti terdapat perbedaan hasil belajar kelas eksperimen dan
kontrol.
Berdasarkan hasil analisis data di atas, didapatkan suatu kesimpulan
yang menyatakan hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil yang diperoleh
dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan case method
disertai media visual terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar
siswa SMP pada materi kalor.