Pengaruh Konsentrasi Pupuk Hayati dan Dosis Pupuk Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica Oleraceae)
Abstract
Kailan (Brassica oleraceae) merupakan salah satu tanaman dari famili kubis-kubisan. Menurut Setiyaningrum dkk (2019) bahwasanya kailan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia, salah satunya terdapat kandungan karatenoid yang berfungsi sebagai senyawa anti kanker. Banyaknya manfaat yang terkandung didalam kailan menjadikan tanaman tersebut sangat diminati konsumen di Indonesia (Sari, dkk., 2014). Sayangnya, permintaan pasar yang tinggi tidak dapat diimbangi karena produksi kailan yang berfluktuasi. Berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (2019), data produksi kubis-kubisan cenderung menurun sejak tahun 2016 hingga tahun 2018. Pada tahun 2016 tercatat produksi kubis-kubisan sebesar 1.513.315 ton/ tahun. Namun, pada tahun 2018 mengalami penurunan mencapai 100 ribu ton. Banyak faktor yang menjadi penyebab turunnya produksi kailan seperti serangan hama penyakit, rendahnya kesuburan tanah serta tingginya ketergantungan petani terhadap penggunaan pupuk anorganik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi konsentrasi pupuk hayati dan dosis pupuk kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian ini dilakukan secara faktorial dengan pola dasar RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor utama yang digunakan yaitu konsentrasi pupuk hayati Bio Triba 2 (P) yang terdiri atas empat taraf (P0: Tanpa pemberian pupuk hayati Bio Triba 2 (kontrol), P1: 10 ml/liter air, P2: 20 ml/liter air, P3: 30 ml/liter air) dan dosis pupuk kotoran ayam (A) terdiri atas empat taraf (A0: Tanpa pemberian pupuk kotoran ayam (kontrol), A1: 150 kg/ ha (250 gr/ tanaman), A2: 300 kg/ ha (500 gr/ tanaman).Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan analisis menggunakan sidik ragam dan apabila terdapat pengaruh yang nyata, maka dilakukan uji lanjutan menggunakan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat interaksi konsentrasi pupuk hayati dan dosis pupuk kotoran ayam terhadap variabel berat kering tanaman kailan dengan kombinasi perlakuan konsentrasi pupuk hayati 30 ml/liter air (P3) dan dosis pupuk kotoran ayam 300 kg/ha (A2) memberikan hasil tertinggi; (2) konsentrasi pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap berat segar tanaman dimana konsentrasi 30 ml/liter (P3) memberikan hasil berat segar tanaman terbaik.; (3) Dosis pupuk kotoran ayam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, volume akar dan berat segar dengan dosis 300 kg/ha (A2) memberikan hasil terbaik.
Collections
- UT-Faculty of Agriculture [4334]