Potensi Ekstrak Daun Ungu (Graptophyllum pictum L. Griff) Konsentrasi 10% terhadap Ekspresi TGF-ꞵ pada Luka Pasca Pencabutan Gigi Tikus Wistar
| dc.contributor.author | Adinda Resti Widyaningsih | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-18T02:44:34Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-14 | |
| dc.description | Reaploud Repository February_agus | |
| dc.description.abstract | Berdasarkan hasil riset dasar Kesehatan Indonesia tahun 2018, disebutkan bahwa prevalensi masyarakat dengan masalah gigi dan mulut di Indonesia mencapai 57,6%. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah kesehatan gigi dan mulut, adalah dengan dilakukannya proses pencabutan gigi. Pencabutan gigi merupakan suatu tindakan untuk mengeluarkan gigi dari prosesus alveolaris. Proses pencabutan gigi akan memiliki resiko kerusakan jaringan, baik jaringan keras maupun jaringan lunak, seperti rasa sakit, edema, dan perdarahan. Prosedur pencabutan gigi tentu dapat mengakibatkan luka pada rongga mulut dan mengalami suatu proses yang dinamakan proses inflamasi. TGF-ꞵ (Transforming Growth Factor beta) merupakan sitokin anti inflamasi yang memiliki peran yang sangat penting dalam proses penyembuhan luka. TGF-ꞵ mempunyai beberapa peranan utama dalam penyembuhan luka yaitu mempengaruhi respon inflamasi, angiogenesis, pembentukan jaringan granulasi, re-epitelisasi, deposisi matriks ekstraselular, dan remodelling. Salah satu cara untuk mempercepat dan mendukung penyembuhan luka setelah dilakukan pencabutan gigi adalah digunakannya obat anti inflamasi seperti natrium diklofenak agar inflamasi dapat dihentikan, akan tetapi terdapat efek samping yang cukup serius dalam penggunaan obat AINS ini, tentu perlu dikembangkan obat yang memiliki fungsi sama dengan bahan herbal atau alami. Salah satu bahan alami yang dapat berpotensi mengendalikan inflamasi pada luka pasca pencabutan gigi adalah daun ungu. Ekstrak daun ungu konsentrasi 10% dengan kandungan antiinflamasi diharapkan dapat meningkatkan ekspresi TGF-ꞵ pada luka pasca pencabutan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan ekspresi TGF-ꞵ pada luka pasca pencabutan gigi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental laboratoris dengan post-test only group design yang menggunakan 48 tikus wistar jantan, dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (1, 3, 5, dan 7 hari), kelompok kontrol positif (1, 3, 5, dan 7 hari), dan perlakuan (1, 3, 5, dan 7 hari). Seluruh tikus di ekstraksi pada gigi molar satu rahang atas kiri. Kelompok kontrol negatif menerima aquades sebanyak 2ml setiap hari selama 1, 3, 5, dan 7. Kelompok kontrol positif menerima natrium diklofenak sebanyak 2ml setiap hari selama 1, 3, 5, dan 7. Kelompok perlakuan menerima ekstrak daun ungu 10% sebanyak 2ml setiap hari selama 1, 3, 5 dan 7 hari. Eutanasia dilakukan sehari setelah pemberian ekstrak terakhir, diikuti dengan pemrosesan jaringan dan pewarnaan IHC (imunohistokimia). Kemudian akan diamati menggunakan mikroskop cahaya dan diinput ke aplikasi imageJ dengan plugin IHC Profiler untuk mengetahui tingkat ekspresi TGF-ꞵ pada tiap kelompok. Setelah didapatkan data, data akan dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk dan uji homogenitas Levene Test, dilanjutkan dengan uji Two Way Annova dan LSD Pos Hoc. Berdasarkan hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun ungu mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Karena kadar senyawa tersebut, kelompok perlakuan ekstrak daun ungu memiliki tingkat ekspresi TGF-ꞵ lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol negatif. Hal ini dapat terjadi karena kandungan aktif dalam ekstrak daun ungu yang dapat meningkatkan ekspresi TGF-ꞵ sehingga dapat mengurangi peradangan, dan mempercepat penyembuhan luka. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. drg. Atik Kurniawati, M.Kes. Dosen Pembimbing Anggota : drg. Zainul Cholid, Sp. BMM, Subsp.T.M.T.M.J(K). | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3403 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran Gigi | |
| dc.subject | Daun Ungu | |
| dc.subject | Graptophyllum pictum L. Griff | |
| dc.subject | Konsentrasi | |
| dc.subject | Ekspresi TGF-ꞵ | |
| dc.subject | Luka | |
| dc.subject | Pencabutan Gigi Tikus Wistar | |
| dc.title | Potensi Ekstrak Daun Ungu (Graptophyllum pictum L. Griff) Konsentrasi 10% terhadap Ekspresi TGF-ꞵ pada Luka Pasca Pencabutan Gigi Tikus Wistar | |
| dc.type | Other |
