Analisis Kinerja Rantai Pasok (Supply Chain) Pada PG Prajekan Menggunakan Metode Supply Chain Operation Reference ( SCOR) Versi 14
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Ketahanan dan efisiensi pada rantai pasok berperan dalam memengaruhi
ketersediaan produk, biaya, hingga kepuasan pelanggan. Salah satu upaya untuk
mengoptimalisasi rantai pasok adalah dengan melakukan pengukuran kinerja rantai pasok guna memastikan bahwa perusahaan mencapai target atau indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Perusahaan atau industri yang perlu untuk dilakukan pengukuran kinerja rantai pasok salah satunya adalah PG Prajekan. Hal tersebut disebabkan karena terdapat beberapa permasalahan yang cukup krusial seperti terhambatnya pasokan bahan baku tebu yang disebabkan oleh faktor cuaca yaitu hujan sehingga menyebabkan terhentinya pengiriman atau pasokan tebu dari kebun ke pabrik, terdapat beberapa pasokan tebu yang memiliki kualitas di bawah standar, dan terdapat banyak tanah yang terangkut pada pengiriman tebu. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi aktivitas rantai pasok, mengukur tingkat kinerja rantai pasok, dan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap rantai pasok pada proses produksi gula di PG Prajekan. Metode yang digunakan pada pengukuran kinerja rantai pasok ini adalah Supply Chain Operation Reference (SCOR) Versi 14. Standar proses kerja yang digunakan sebagai referensi dalam menentukan model dan aktivitas rantai pasok adalah Processes Level 1 dan Level 2 SCOR Versi 14 yang terdiri dari Orchestrate, Plan, Order, Source, Tranforms, Fulfill, dan Return. Standar indikator kinerja yang digunakan sebagai KPI dalam pengukuran kinerja rantai pasok adalah matriks Performance Level 2 SCOR Versi 14 dengan atribut kinerja yang terdiri dari Reliability, Responsiveness, Agility, Cost, Profit, Assets, Environmental, dan Social. Hasil yang didapatkan dari identifikasi aktivitas rantai pasok yaitu terdapat beberapa aktivitas utama dalam rantai pasok di PG Prajekan seperti pengiriman tebu yang dipanen oleh petani mitra yang tergabung dalam APTR Prajekan menuju ke PG Prajekan, proses pengolahan tebu menjadi gula di PG Prajekan, penyimpanan produk gula di gudang penyimpanan, pembelian produk gula oleh distributor, dan proses distribusi produk gula hingga sampai ke tangan konsumen akhir. Tingkat kinerja rantai pasok di PG Prajekan termasuk ke dalam kategori excellent atau unggul dengan nilai sebesar 91,050. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu dengan meningkatkan koordinasi terkait jadwal panen, melakukan mekanisasi tenaga tebang, muat, dan angkut (TMA), meningkatkan kualitas budidaya tebu oleh petani mitra, dan meningkatkan syarat minimum rendemen tebu untuk diterima masuk ke dalam pabrik.
Description
Reupload file repositori 3 februari 2026_ PKL Fani/Firli
