Pengembangan Video Pembelajaran Berbantuan Aplikasi Zepeto pada Materi Kubus untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial Siswa SMP Kelas VIII
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Zepeto untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa pada materi kubus. Hal ini dilakukan atas dasar permasalahan dalam kegiatan pembelajaran, yaitu dibutuhkannya media dalam proses pembelajaran dan hasil belajar matematika siswa dan antusias siswa dalam belajar yang tergolong rendah. Salah satu faktor yang memengaruhi hal tersebut diperkirakan oleh pihak sekolah karena pembelajaran yang dilakukan di sekolah tersebut masih menggunakan buku dan modul tanpa menggunakan media pembelajaran yang menarik. Media yang akan dikembangkan pada penelitian ini adalah video pembelajaran dengan karakter 3D yang dibuat dengan aplikasi Zepeto.
Pengembangan video pembelajaran pada penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D oleh Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap, yaitu pendefinisian. perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Video pembelajaran yang dikembangkan memaparkan beberapa pokok bahasan tentang materi kubus yaitu, pengertian dan contoh kubus, bagian-bagian kubus dan sifatnya, beberapa rumus yang digunakan dalam kubus dan beberapa contoh soal terkait indikator kemampuan spasial. Data yang diperoleh dalam
penelitian ini berasal dari lembar validasi, lembar angket respon pengguna, wawancara, 4 soal pre-test dan 4 soal post-test yang masing-masing soalnya memuat indikator kemampuan spasial, yaitu persepsi spasial, relasi spasial, visualisasi spasial, dan rotasi mental dengan subjek penelitian 28 siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 6 Jember.
Pada soal dengan indikator persepsi spasial, siswa diminta untuk menentukan bentuk atau ukuran yang sebenarnya dari suatu bangun berdasarkan perspektif tertentu, lalu diperoleh rata-rata pre-test 49 dan post-test 93, Pada soal dengan Indikator relasi spasial, siswa diminta untuk menentukan hubungan suatu objek dengan objek lainnya diperoleh rata-rata pre-test 54 dan post-test 96. Pada indikator visualisasi spasial, siswa diminta menggambar atau membayangkan gambar tentang suatu bangun yang bagian-bagian terdapat perubahan atau perpindahan, diperoleh rata-rata pre-test 38 dan post-test 87. Siswa diminta untuk menentukan hasil rotasi suatu objek dengan indikator rotasi mental dan diperoleh diperoleh rata-rata pre-test 52 dan post-test 90. Perbandingan hasil pre-test dan
post-test dari tiap indikator menunjukkan adanya peningkatan, sehingga video pembelajaran animasi 3D dinyatakan dapat meningkatkan kemampuan spasial.
Video pembelajaran akan diuji kelayakan yang terdiri dari uji kevalidan, uji kepraktisan, uji keefektifan dan uji kemenarikan. Berdasarkan hasil validasi, diperoleh rata-rata yaitu 3.89 dari 4, data ini berasal dari rata-rata semua indikator pada masing-masing validator yaitu 4 dari validator 1, 3.8 dari validator 2, dan 3.7 dari validator 3 dengan skala penilaian 1-4 berdasarkan kriteria penilaian meliputi: 1 ≤ 𝑉𝛼 < 2 dengan kategori kevalidan tidak valid, 2 ≤ 𝑉𝛼 < 3 cukup valid, 3 ≤ 𝑉𝛼 < 4 valid dan 𝑉𝛼 = 4 sangat valid. Uji Kepraktisan ditentukan berdasarkan hasil angket respon pengguna yang akan diisi oleh 28 siswa. Rata-rata skor total angket respon pengguna media didapatkan dari jumlah total rata-rata setiap indikator
dibagi dengan banyaknya indikator sehingga diperoleh rata-rata skor total adalah 93% dengan kategori sangat praktis. Uji keefektifan pada penelitian ini dilakukan dengan melihat skor N-Gain dari tiap indikator. Berdasarkan hasil penelitian, ratarata N- Gain sebesar 86% pada indikator Persepsi Spasial, Pada indikator Relasi Spasial 91%, Indikator Visualisasi spasial dan Rotasi mental diperoleh skor 79% termasuk dalam kategori efektif. Uji Kemenarikan ditentukan berdasarkan hasil angket respon pengguna yang akan diisi oleh 28 siswa. Rata-rata skor total angket respon pengguna media didapatkan dari jumlah total rata-rata setiap indikator dibagi dengan banyaknya indikator sehingga diperoleh rata-rata skor total adalah 93% dengan kategori sangat menarik dan menunjukkan bahwa media yang sudah dikembangkan mudah untuk digunakan, menarik, menyenangkan sehingga materi mudah untuk dipahami.
Description
Reuploud file repositori 22 Jan 2026_Firli
