Persepsi Keluarga Tentang Kualitas Layanan yang Mempengaruhi Intensi Pulang Paksa Pasien Bpjs Rawat Inap di RS Djatiroto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Pulang paksa merupakan kondisi dimana pasien atau keluarga mengakhiri
masa perawatan sebelum ada anjuran dari tenaga medis, hal ini menjadi urgensi
karena akan berdampak pada kesehatan pasien dan citra rumah sakit. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis persepsi keluarga tentang kualitas layanan yang
mempengaruhi intensi pulang paksa pasien BPJS rawat inap di RS Djatiroto
Lumajang, dimana pulang paksa merupakan salah satu indikator mutu pelayanan
rumah sakit dan sering terjadi akibat ketidakpuasan keluarga terhadap pelayanan
yang diterima.
Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan
cross sectional, melibatkan 105 responden yang merupakan keluarga pasien BPJS
rawat inap yang telah menjalani perawatan minimal dua hari dan dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi yang terdiri dari 38 item pertanyaan
yang mencakup dimensi kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik, kualitas hasil,
serta intensi pulang paksa, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan
uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
responden memiliki persepsi kualitas layanan pada kategori tinggi sebesar 48,57%,
pada kategori sedang 14,29%, dan kategori rendah yaitu 37,14% sedangkan intensi
pulang paksa sebagian besar berada pada kategori sedang sebesar 69,5%, diikuti
kategori tinggi sebesar 19% dan kategori rendah sebesar 11,4%. Hasil uji korelasi
menunjukkan bahwa kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik, dan kualitas hasil
secara terpisah tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan intensi pulang
paksa, namun kualitas layanan secara keseluruhan menunjukkan hubungan negatif
yang signifikan dengan intensi pulang paksa (r = -0,188; p = 0,046), yang berarti
semakin baik kualitas layanan yang dirasakan keluarga maka semakin rendah
kecenderungan pasien untuk pulang paksa meskipun kekuatan hubungannya
tergolong lemah.
Description
Reuploud Repository 18 Mei-agus
Approved by Teddy
