Analisis Korelasi Antara Jumlah Gigi dan Persentase Massa Lemak pada Perempuan Berusia 50– 69 Tahun
| dc.contributor.author | Desy Pramesti Ramadhani | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-17T08:01:15Z | |
| dc.date.issued | 2024-01-15 | |
| dc.description | Reuploud file repositori 6 Mei 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Seiring dengan penuaan yang terjadi, lansia mengalami kemunduran fisiologis yang ditandai dengan kehilangan gigi. Hilangnya gigi pada lansia dapat menyebabkan penurunan fungsi mastikasi sehingga lansia biasanya memiliki kecenderungan untuk memilih makanan yang lunak dan berlemak sehingga mudah ditelan sehingga kecenderungan tersebut dapat menyebabkan perubahan pada komposisi tubuhnya, yaitu persentase massa lemak. Kecamatan Kaliwates dengan salah satu wilayah kerjanya adalah Kelurahan Kepatihan memiliki angka perawatan tumpatan gigi permanen dan pencabutan gigi permanen tertinggi kelima dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jember disebabkan oleh kurangnya pengetahuan terkait kesehatan gigi dan mulut sehingga kebanyakan masyarakat tidak mengetahui dampak yang akan ditimbulkan dari perawatan tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pengukuran menggunakan metode Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) untuk memonitor perubahan komposisi tubuh yang disebabkan adanya kehilangan gigi pada lansia. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian terdiri atas 60 orang perempuan berusia 50–69 tahun. Subjek penelitian dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok 1 dengan jumlah gigi 1–9, kelompok 2 dengan jumlah gigi 10–19, dan kelompok 3 dengan jumlah gigi ≥20. Setelah subjek menandatangi informed consent, dilakukan perhitungan jumlah gigi yang tersisa di rongga mulut masing-masing subjek penelitian, kemudian dilaksanakan perhitungan tinggi badan menggunakan microtoise, dan pengukuran berat badan serta persentase massa lemak menggunakan timbangan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Hasil penelitian berdasarkan uji Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara jumlah gigi dan persentase massa lemak dengan nilai koefisien sebesar -0.804 dan memiliki arah yang berbanding terbalik, semakin sedikit jumlah gigi maka semakin tinggi persentase massa lemak. Selain itu, hasil scatter plot menunjukkan nilai R2 linear sebesar 0.632 yang artinya bahwa variabel jumlah gigi berhubungan variabel persentase massa lemak sebesar 63.2% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti sebesar 36.8%. Terjadinya kehilangan gigi pada lansia dapat menyebabkan penurunan pada konsumsi asupan kalsium dan protein, serta aktivitas fisik yang rendah. Kurangnya asupan kalsium menyebabkan tubuh lansia menjadi pendek yang nantinya dapat berdampak pada berat badan dan BMInya. Kurangnya asupan protein juga menyebabkan turunnya pembentukan massa otot sehingga pembakaran massa lemak menjadi berkurang dan terjadi peningkatan berat badan dan BMI. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik seiring bertambahnya juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan BMI serta mempengaruhi kuantitas persentase massa lemaknya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka kesimpulan yang didapat adalah terdapat hubungan antara jumlah gigi dan persentase massa lemak yang sangat kuat dengan arah yang berbanding terbalik, semakin sedikit jumlah gigi maka semakin tinggi persentase massa lemak. Adanya kehilangan gigi akan mengubah selera dalam pemilihan jenis makanan. Lansia dengan kehilangan banyak gigi memiliki kecenderungan untuk mengonsumsi makanan yang lunak dan berlemak sebab mudah ditelan. Kecenderungan mengonsumsi makanan lunak dan berlemak pada lansia dapat menyebabkan peningkatan persentase massa lemak. Selain itu, pada lansia dengan kehilangan gigi yang banyak dapat menyebabkan immobilisasi otot sehingga terjadi peningkatan serat non kontraktil yang berdampak pada terjadinya kekakuan otot dan terjadi persentase massa lemak. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. drg. Suhartini, M. Biotech Dosen Pembimbing Anggota : Prof. drg. Dwi Prijatmoko, Ph.D | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9218 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran Gigi | |
| dc.subject | Gigi | |
| dc.subject | Lansia | |
| dc.subject | Massa Lemak | |
| dc.title | Analisis Korelasi Antara Jumlah Gigi dan Persentase Massa Lemak pada Perempuan Berusia 50– 69 Tahun | |
| dc.type | Other |
